14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Dythia Novianty

Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
Logo Apple. [Free-Photos/Pixabay]
baca 10 detik
  • Kementerian Komdigi melakukan verifikasi 14 layanan digital Apple di Indonesia sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025.
  • Pemerintah menggunakan pendekatan berbasis risiko guna menyeimbangkan antara perlindungan anak di ruang digital dan inovasi teknologi.
  • Apple akan memperbarui fitur keamanan tahun ini untuk memenuhi regulasi perlindungan anak setelah proses verifikasi selesai sebulan.

Suara.com - Maraknya penggunaan gawai oleh anak-anak membuat perlindungan di ruang digital menjadi tantangan baru bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

Tidak hanya media sosial, layanan digital yang digunakan sehari-hari seperti browser, asisten virtual, hingga layanan streaming kini ikut menjadi perhatian pemerintah agar lebih aman bagi pengguna usia dini.

Sebagai langkah memperkuat keamanan digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mulai memverifikasi 14 layanan milik Apple guna memastikan seluruh fitur yang beroperasi di Indonesia memenuhi standar perlindungan anak sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan Apple telah menyerahkan dokumen terkait berbagai layanan digital yang akan dievaluasi pemerintah.

"Empat belas layanan dan fitur produk Apple telah disampaikan kepada kami," ujar Meutya Hafid dalam pertemuan dengan Managing Director Apple Asia Pacific, Mike Orgill, di Kantor Kementerian Komdigi, belum lama ini.

Adapun layanan yang masuk dalam proses verifikasi meliputi berbagai produk di ekosistem Apple, seperti iMessage, Safari, Siri, Apple Music, Apple TV, serta sejumlah layanan digital lainnya.

Pemerintah Gunakan Pendekatan Berbasis Risiko

Dalam proses evaluasi tersebut, Komdigi menerapkan pendekatan berbasis risiko (risk-based approach). Artinya, setiap layanan akan dinilai secara terpisah berdasarkan karakteristik, fitur, serta potensi dampaknya terhadap anak.

Menurut Meutya, pendekatan tersebut dipilih agar pemerintah mampu menjaga keseimbangan antara perlindungan anak dan perkembangan inovasi teknologi.

baca juga

"Kita harus jujur bahwa bagi Indonesia bahkan dunia, pelindungan anak di ruang digital merupakan tantangan baru. Karena itu kami memilih pendekatan berbasis risiko karena kami ingin sungguh-sungguh melindungi anak-anak Indonesia, tetapi pada saat yang sama tetap membuka ruang bagi inovasi teknologi dan investasi selama perusahaan menghormati hukum Indonesia serta mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak," jelasnya.

Langkah ini dinilai penting mengingat Indonesia memiliki sekitar 70 juta anak berusia di bawah 16 tahun dan 85 juta anak di bawah 18 tahun yang semakin aktif mengakses layanan digital.

Apple Siapkan Fitur Keamanan Baru

Menanggapi proses verifikasi tersebut, Managing Director Apple Asia Pacific Mike Orgill menegaskan bahwa perlindungan anak telah menjadi prioritas perusahaan secara global.

Apple, kata dia, telah mengembangkan berbagai fitur keamanan baru yang akan diperkenalkan melalui pembaruan sistem operasi pada akhir tahun ini.

Fitur tersebut mencakup peningkatan parental controls, kemampuan mendeteksi konten sensitif seperti ketelanjangan, kekerasan, hingga adegan berdarah (gore), serta penguatan Child Account yang memungkinkan orang tua memantau aktivitas digital anak secara lebih efektif.

"Kami percaya pelindungan anak merupakan prioritas utama. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Ibu Menteri Meutya dalam memperkuat pelindungan anak di ruang digital. Kami juga siap berdiskusi apabila masih terdapat pertanyaan selama proses evaluasi berlangsung," kata Mike Orgill.

Managing Director Apple Asia Pacific, Mike Orgill (kiri) dan Menkomdigi, Meutya Hafid (kanan) di Kemenkomdigi belum lama ini. [Humas Kemenkomdigi]
Managing Director Apple Asia Pacific, Mike Orgill (kiri) dan Menkomdigi, Meutya Hafid (kanan) di Kemenkomdigi belum lama ini. [Humas Kemenkomdigi]

Proses Verifikasi Ditargetkan Rampung Sebulan

Komdigi menargetkan proses verifikasi terhadap seluruh dokumen Apple selesai dalam waktu sekitar satu bulan.

Hasil evaluasi nantinya akan menentukan tingkat risiko masing-masing layanan sekaligus memastikan seluruh fitur Apple yang beroperasi di Indonesia telah memenuhi prinsip perlindungan anak sebagaimana diatur dalam PP TUNAS.

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berharap implementasi PP TUNAS tidak hanya meningkatkan keamanan anak saat mengakses internet, tetapi juga memberikan kepastian regulasi bagi perusahaan teknologi global untuk menghadirkan layanan digital yang lebih bertanggung jawab di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak

Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak

Tekno | Senin, 15 Juni 2026 | 09:20 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:47 WIB

XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik 2,4 Juta Perempuan Indonesia Melek Digital pada 2026

XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik 2,4 Juta Perempuan Indonesia Melek Digital pada 2026

Tekno | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:07 WIB

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

7 Fitur Menarik di iOS 27: Optimalkan AI, Performa Diklaim Lebih Kencang

7 Fitur Menarik di iOS 27: Optimalkan AI, Performa Diklaim Lebih Kencang

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:29 WIB

31 Update Terbaru Apple di WWDC 2026: Dari iOS 27 hingga Siri AI yang Makin Pintar

31 Update Terbaru Apple di WWDC 2026: Dari iOS 27 hingga Siri AI yang Makin Pintar

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:48 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×