6 Risiko Pakai iPhone WiFi Only, Jangan Buru-Buru Tergiur Harga Murah

Yasinta Rahmawati

Rabu, 08 Juli 2026 | 07:10 WIB
6 Risiko Pakai iPhone WiFi Only, Jangan Buru-Buru Tergiur Harga Murah
Ilustrasi iPhone.
baca 10 detik
  • Apple tidak pernah memproduksi iPhone "WiFi Only".
  • Perangkat tersebut merupakan produk ilegal, rusak, atau hasil bypass.
  • Pengguna iPhone WiFi Only tidak dapat menggunakan layanan seluler, SMS, kode OTP, serta terhambat dalam memperbarui sistem operasi.

Suara.com - Di pasar ponsel bekas, Anda mungkin sering menemukan penawaran iPhone dengan label "WiFi Only" yang dijual dengan harga jauh lebih murah daripada harga pasaran.

Penting untuk dipahami bahwa Apple tidak pernah memproduksi iPhone versi "WiFi Only" seperti pada iPad.

Istilah ini biasanya merujuk pada iPhone yang fungsi selulernya tidak bisa digunakan, entah karena blokir IMEI, kerusakan hardware, atau hasil bypass (pembukaan paksa kunci iCloud).

Sebelum tergiur harga murah, simak 6 risiko besar menggunakan iPhone WiFi Only berikut ini.

1. Ketergantungan Total pada Koneksi WiFi

Sesuai namanya, iPhone ini tidak bisa menggunakan kartu SIM atau eSIM. Artinya, Anda sama sekali tidak bisa mengakses internet saat berada di luar jangkauan WiFi.

Anda akan sangat bergantung pada tethering dari HP lain atau mencari hotspot publik. Tanpa WiFi, iPhone tersebut hanyalah "iPod Touch" mahal yang tidak bisa digunakan untuk navigasi Maps atau membalas pesan instan di jalan.

2. Tidak Bisa Melakukan Panggilan Telepon dan SMS

Risiko yang paling nyata adalah hilangnya fungsi dasar sebuah ponsel. Anda tidak bisa melakukan panggilan seluler biasa maupun mengirim/menerima SMS.

baca juga

Hal ini menjadi masalah besar saat Anda butuh menerima kode OTP (One Time Password) dari bank atau aplikasi tertentu yang mewajibkan verifikasi via SMS ke nomor kartu SIM.

3. Masalah Legalitas dan Blokir IMEI

Di Indonesia, iPhone WiFi Only sering kali merupakan barang BM (Black Market) yang masuk secara ilegal sehingga nomor IMEI-nya tidak terdaftar di Kemenperin atau Bea Cukai.

"Perangkat yang IMEI-nya tidak terdaftar di database pemerintah akan mengalami pembatasan akses jaringan bergerak seluler," jelas peraturan resmi terkait pengendalian IMEI di Indonesia.

Membeli perangkat ini berarti Anda memegang barang yang secara hukum dianggap ilegal atau tidak resmi.

4. Risiko Keamanan Data (Kasus Bypass)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Powerbank MagSafe iPhone 10.000mAh Terbaik, Dijamin Nggak Cepat Panas!

5 Powerbank MagSafe iPhone 10.000mAh Terbaik, Dijamin Nggak Cepat Panas!

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:50 WIB

Daftar Harga MacBook Juli 2026 Meroket Akibat Krisis RAM Global, Tak Ada Lagi yang Rp 10 Jutaan

Daftar Harga MacBook Juli 2026 Meroket Akibat Krisis RAM Global, Tak Ada Lagi yang Rp 10 Jutaan

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:23 WIB

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×