Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari

Dythia Novianty

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:22 WIB
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
Gemini Report: Southeast Asia 2026, Selasa (14/7/2026). [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Laporan Google per 15 Juli 2026 menunjukkan adopsi aplikasi Gemini melonjak signifikan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
  • Pengguna di Asia Tenggara lebih memilih berinteraksi menggunakan bahasa lokal melalui perangkat seluler untuk kebutuhan produktivitas sehari-hari.
  • Indonesia menjadi pemimpin regional dalam pemanfaatan teknologi multimodal dengan jutaan kreasi visual berbasis AI setiap harinya.

Suara.com - Faktor yang semakin menentukan adalah seberapa baik kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memahami bahasa lokal, mampu berinteraksi secara multimodal, serta benar-benar menyatu dengan aktivitas sehari-hari pengguna. 

Di Asia Tenggara, perubahan tersebut mulai terlihat jelas, dengan Indonesia menjadi salah satu motor utama transformasi penggunaan AI berbasis generatif.

Google mengungkapkan jumlah pengguna aktif aplikasi Gemini di Asia Tenggara melonjak lebih dari dua kali lipat dalam setahun terakhir.

Temuan tersebut dipublikasikan dalam laporan perdana Gemini Report: Southeast Asia 2026, yang menunjukkan bahwa kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah dengan adopsi Gemini tercepat dibandingkan layanan Google lainnya.

Secara global, aplikasi Gemini kini digunakan oleh sekitar 900 juta pengguna aktif bulanan, sementara di Asia Tenggara, Gemini telah menjadi asisten AI yang paling banyak dicari di Indonesia, Thailand, dan Vietnam. 

Pertumbuhan tersebut didorong oleh populasi muda yang sangat akrab dengan teknologi digital serta peningkatan kemampuan Gemini dalam memahami berbagai bahasa lokal.

Vice President for Southeast Asia and South Asia Frontier Google, Sapna Chadha, mengatakan keberhasilan Gemini di kawasan ini bukan hanya karena perkembangan teknologi AI, tetapi karena kemampuannya beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat setempat.

Menurutnya, yang membuat kawasan ini begitu luar biasa adalah betapa alaminya teknologi ini terjalin ke dalam kehidupan sehari-hari. 

"Masyarakat tidak hanya beradaptasi dengan Gemini, mereka menggunakannya dengan cara mereka sendiri, dalam modalitas yang mereka sukai, dalam bahasa yang mereka gunakan, dan dalam konteks yang unik bagi kehidupan mereka," ujar Sapna Chadha dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2026).

baca juga

Ia menambahkan bahwa AI kini telah berevolusi dari sekadar teknologi eksperimental menjadi bagian penting dari produktivitas masyarakat.

"Wawasan dalam laporan ini menunjukkan bahwa Gemini bukan lagi alat untuk masa depan, melainkan pendamping tak terpisahkan yang telah membentuk cara kita bekerja, belajar, dan hidup saat ini," jelasnya.

Bahasa Lokal Jadi Keunggulan Kompetitif AI

Salah satu temuan paling menarik dalam laporan tersebut adalah dominasi penggunaan bahasa lokal. Hampir 70 persen interaksi pengguna dengan Gemini di Asia Tenggara dilakukan menggunakan bahasa asli masing-masing negara.

Vietnam mencatat penggunaan bahasa lokal tertinggi sebesar 89 persen, disusul Thailand 87 persen, dan Indonesia 84 persen.

Kemampuan tersebut bukan tanpa dasar. Berdasarkan evaluasi Southeast Asia Holistic Evaluation of Language Models (SEA-HELM) yang dikembangkan AI Singapore, Gemini dinilai sebagai large language model (LLM) dengan performa terbaik untuk bahasa-bahasa Asia Tenggara, memperlihatkan bagaimana pengembangan AI kini semakin berorientasi pada kebutuhan linguistik kawasan, bukan hanya bahasa Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fitur AI Galaxy A Series yang Memudahkan Aktivitas Harian

5 Fitur AI Galaxy A Series yang Memudahkan Aktivitas Harian

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:42 WIB

Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya

Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:10 WIB

Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa

Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:48 WIB

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:25 WIB

Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM

Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:21 WIB

3 Produk Audio Sony Terbaru Rilis di Indonesia: Terintegrasi Gemini dengan Fitur Premium

3 Produk Audio Sony Terbaru Rilis di Indonesia: Terintegrasi Gemini dengan Fitur Premium

Tekno | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:30 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×