- PALIT merilis GeForce RTX 3060 Infinity 2 OC pada 16 Juli 2026 untuk mendukung kebutuhan gaming serta kreativitas.
- Kartu grafis ini dibekali VRAM 12GB untuk menunjang pengeditan video, pemodelan 3D, dan pemrosesan AI tingkat dasar.
- Desain dual-fan dengan fitur 0dB dihadirkan untuk menjaga suhu tetap efisien dan senyap bagi perakit PC ekonomis.
Suara.com - Di tengah semakin tingginya kebutuhan komputasi untuk gaming, pembuatan konten, hingga kecerdasan buatan (AI), tidak semua pengguna membutuhkan kartu grafis kelas premium dengan harga tinggi.
Bagi banyak gamer dan kreator, keseimbangan antara performa, kapasitas memori, serta harga masih menjadi pertimbangan utama saat membangun atau meng-upgrade PC.
Melihat kebutuhan tersebut, PALIT Microsystems kembali menghadirkan GeForce RTX 3060 Infinity 2 OC, versi terbaru dari salah satu GPU NVIDIA yang hingga kini masih menjadi pilihan populer di kalangan pengguna PC.
Produk ini mengombinasikan memori GDDR6 12GB, sistem pendingin dua kipas, serta desain ringkas yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan performa stabil tanpa harus berinvestasi pada GPU kelas atas.
Menurut PALIT, GeForce RTX 3060 masih mempertahankan relevansinya di pasar karena menjadi salah satu GPU yang paling banyak digunakan oleh komunitas PC gaming global, termasuk berdasarkan Steam Hardware Survey.
Andalkan VRAM 12GB untuk Gaming dan Kreativitas
Salah satu nilai jual utama GeForce RTX 3060 Infinity 2 OC adalah kapasitas VRAM GDDR6 12GB, yang masih tergolong besar di kelasnya.
Kapasitas memori tersebut tidak hanya membantu menjalankan game modern pada resolusi 1080p, tetapi juga memberikan ruang lebih bagi berbagai aplikasi kreatif yang membutuhkan pengolahan grafis intensif.
PALIT menyebut GPU ini dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna yang mulai memanfaatkan aplikasi pengeditan video beresolusi tinggi, pemodelan 3D, hingga pemrosesan AI lokal tingkat dasar.
"Dilengkapi dengan VRAM GDDR6 sebesar 12GB penuh, model ini berfungsi sebagai 'kunci produktivitas' yang terjangkau bagi pelajar, editor video, dan kreator yang memasuki dunia pengeditan video resolusi tinggi, pemodelan 3D, serta pemrosesan AI lokal tingkat pemula tanpa menemui batasan perangkat keras," tulis PALIT dalam keterangan resminya, Kamis (16/7/2026).
Dengan kapasitas memori yang lebih besar dibanding sejumlah GPU lain di kelas menengah, RTX 3060 masih dinilai mampu memberikan umur pakai yang lebih panjang untuk berbagai skenario penggunaan.
Fokus pada Efisiensi Pendinginan dan Operasi Senyap
Selain performa, PALIT juga menghadirkan sejumlah pembaruan pada sistem pendinginan. RTX 3060 Infinity 2 OC menggunakan desain dual-fan yang dipadukan dengan pelat belakang (backplate) untuk menjaga kekuatan struktur PCB sekaligus membantu proses pelepasan panas.
Backplate tersebut dilengkapi ventilasi yang memungkinkan aliran udara melewati heatsink secara langsung sehingga distribusi panas menjadi lebih efisien.
GPU ini juga mengusung teknologi 0dB, yang membuat kipas berhenti berputar saat beban kerja ringan, seperti menonton video, belajar, atau menjalankan aplikasi perkantoran.
Fitur tersebut dirancang untuk menghasilkan pengalaman penggunaan yang lebih senyap sekaligus mengurangi konsumsi daya saat performa tinggi belum dibutuhkan.
![GeForce RTX 3060 Infinity 2 OC. [Palit]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/16/45266-geforce-rtx-3060-infinity-2-oc.jpg)
Menargetkan Perakit PC dengan Anggaran Terbatas
Melalui peluncuran RTX 3060 Infinity 2 OC, PALIT tidak berupaya bersaing di segmen GPU flagship, melainkan menyasar pengguna yang menginginkan perangkat dengan performa konsisten dan umur pakai lebih panjang.
Perusahaan menilai kartu grafis ini menawarkan kombinasi antara kemampuan gaming, produktivitas, dan efisiensi yang masih relevan untuk kebutuhan komputasi saat ini.
"PALIT GeForce RTX 3060 Infinity 2 OC adalah tolok ukur nyata bagi pasar PC. Kartu grafis ini berfokus sepenuhnya pada hal yang paling penting: umur panjang perangkat keras dan kinerja yang andal bagi para pembangun PC yang sadar anggaran," tulis PALIT.
Kapasitas VRAM 12GB yang masih kompetitif, RTX 3060 berpotensi menjadi pilihan bagi gamer, kreator konten, hingga pengguna yang mulai mengeksplorasi beban kerja berbasis AI tanpa harus mengeluarkan biaya untuk GPU kelas premium.
Pendekatan ini mencerminkan tren bahwa inovasi di pasar grafis kini tidak semata diukur dari peningkatan performa tertinggi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan teknologi yang relevan, efisien, dan lebih mudah dijangkau.