- PT ITSEC Asia Tbk meluncurkan Bronyx AI di Indonesia untuk mempercepat proses pengujian keamanan siber melalui teknologi otomatisasi.
- Platform tersebut mampu melakukan pengujian sistem secara dinamis dan efisien dengan waktu pengerjaan mulai dari 14 menit.
- Teknologi ini mengombinasikan kecepatan kecerdasan buatan dengan validasi tenaga ahli untuk memastikan kualitas laporan serta perlindungan data pelanggan.
Pihaknya membawa pengalaman tersebut ke dalam pengembangan teknologi AI dengan tetap mempertahankan keterlibatan tenaga ahli dalam proses pengujian.
![ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI. [ITSEC Asia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/16/95370-itsec-asia-luncurkan-bronyx-ai.jpg)
"Bagi kami, kecepatan yang ditawarkan AI harus berjalan bersama dengan kualitas temuan, analisis dan akuntabilitas profesional keamanan siber," tambah dia.
Human in the Loop Tetap Jadi Bagian Penting
Meski mengandalkan AI untuk mempercepat proses pengujian, ITSEC Asia menegaskan Bronyx AI tidak sepenuhnya menggantikan peran analis keamanan siber.
Platform ini menerapkan pendekatan Human in the Loop (HITL), di mana seluruh temuan dengan tingkat risiko tinggi maupun kritis akan diverifikasi oleh konsultan keamanan siber sebelum laporan akhir diserahkan kepada pelanggan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas analisis sekaligus memastikan rekomendasi keamanan tetap mempertimbangkan konteks bisnis dan karakteristik sistem yang diuji.
Data Pengujian Tidak Digunakan untuk Melatih AI
ITSEC Asia juga menekankan aspek perlindungan data sebagai bagian dari pengembangan Bronyx AI.
Perusahaan menyatakan setiap pengujian hanya dilakukan terhadap aset yang telah memperoleh otorisasi tertulis dari pelanggan dan sesuai ruang lingkup yang telah disepakati.
Selain itu, data hasil pengujian disimpan secara terisolasi, seluruh keys dan credentials dienkripsi, serta tidak digunakan untuk melatih model AI tanpa persetujuan tertulis dari pelanggan.
Bronyx AI tersedia dalam skema cloud maupun dapat diimplementasikan secara on-premises bagi organisasi yang memiliki kebutuhan keamanan data lebih ketat.
![ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI. [ITSEC Asia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/16/21273-itsec-asia-luncurkan-bronyx-ai.jpg)
Pemerintah Apresiasi AI Keamanan Siber Buatan Indonesia
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menilai pengembangan Bronyx AI menunjukkan kemampuan industri teknologi nasional dalam membangun solusi berbasis AI yang menjawab kebutuhan nyata.
"Perkembangan kecerdasan artifisial membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, sekaligus membawa tantangan baru yang perlu diantisipasi, termasuk dalam aspek keamanan siber," terangnya.
Pihaknya mengapresiasi upaya pelaku industri nasional seperti ITSEC Asia dalam mengembangkan teknologi berbasis AI dari Indonesia untuk menjawab kebutuhan nyata industri.
"Inisiatif seperti ini menunjukkan kapasitas talenta dan industri teknologi Indonesia untuk menciptakan solusi yang relevan bagi kebutuhan nasional serta meningkatkan daya saing di tingkat global," ujar Edwin.