- Samsung Electronics memperkenalkan teknologi layar Flex Titanium untuk meningkatkan ketahanan dan mengurangi bekas lipatan pada smartphone lipat generasi mendatang.
- Teknologi ini menggunakan titanium-alloy film dan titanium plate guna memperkuat struktur layar sekaligus menjaga desain perangkat tetap ringan.
- Integrasi material organik OLED terbaru meningkatkan kualitas visual dan efisiensi energi untuk pengalaman pengguna yang lebih imersif secara menyeluruh.
Kombinasi tersebut memungkinkan kualitas gambar yang lebih tajam, reproduksi warna lebih baik, sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi daya tanpa mengorbankan performa visual.
![Google Gemini di Galaxy Z Fold7. [Samsung]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/03/29797-google-gemini-di-galaxy-z-fold7.jpg)
Menurut Samsung Display, inovasi tersebut merupakan hasil pengembangan teknologi material dan desain struktur layar secara bersamaan.
"Melalui penerapan teknologi lubang bermikropola pada bagian lipatan pelat titanium, kami mampu menghadirkan struktur yang tetap fleksibel sekaligus memiliki daya tahan yang kokoh," ujar Kyung-Jin Yoo, EVP dan Head of Mobile Display Product Development Team Samsung Display.
Ia menambahkan, penggabungan material organik terbaru dengan panel beresolusi tinggi menjadi fondasi penting dalam meningkatkan pengalaman penggunaan perangkat lipat di masa depan.
"Dengan memadukan teknologi layar beresolusi tinggi dan material organik terbaru yang mendukung efisiensi energi, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pengalaman foldable Galaxy di masa depan," jelasnya dalam keterangan resminya, Sabtu (18/7/2026).
Bukan Sekadar Material Baru, tetapi Evolusi Teknologi Foldable
Peluncuran Flex Titanium menunjukkan bahwa inovasi smartphone premium kini semakin bergeser ke arah material engineering dan display technology, bukan sekadar peningkatan spesifikasi perangkat keras.
Melalui integrasi titanium, desain mekanik presisi, serta teknologi OLED generasi baru, Samsung berupaya menciptakan layar foldable yang lebih tangguh, lebih tipis, dan memberikan pengalaman visual yang semakin mulus.
Langkah ini sekaligus mempertegas arah pengembangan perangkat lipat menuju kategori yang lebih matang, di mana daya tahan, efisiensi energi, dan kenyamanan penggunaan menjadi faktor utama dalam mendorong adopsi smartphone foldable secara lebih luas.