- Mekari Talenta meluncurkan fitur AI bernama Mekari Airene untuk mengotomatisasi tugas administratif HR guna mendukung pengambilan keputusan strategis bisnis.
- Pemanfaatan AI mencakup rekrutmen, manajemen talenta, hingga deteksi kecurangan operasional untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan sumber daya manusia.
- Integrasi AI pada platform Mekari membantu perusahaan di Indonesia mengoptimalkan produktivitas kerja melalui sistem data yang akurat dan aman.
Menurut Chief Executive Officer Mekari, Suwandi Soh, transformasi HR bukan sekadar mendigitalisasi proses manual, tetapi membangun sistem yang mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan bisnis.

"AI tidak menggantikan peran HR, namun membebaskan HR dari pekerjaan administratif yang berulang sehingga mereka bisa kembali ke peran terpentingnya, yaitu membangun manusia," ujar Suwandi Soh dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).
Hal senada disampaikan Head of Business Mekari Talenta, Stevens Jethefer, yang menilai AI kini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas fungsi HR.
"Ketika screening kandidat berjalan otomatis, validasi reimbursement dibantu AI, dan data karyawan tersaji jelas, tim HR dapat fokus pada hal yang benar-benar membutuhkan penilaian manusia. Hasilnya, proses rekrutmen menjadi lebih cepat, biaya salah rekrut berkurang, dan kualitas talenta yang direkrut semakin baik," jelas Stevens.
Implementasi teknologi tersebut telah menunjukkan hasil nyata di lapangan.
Keunggulan AI ini juga diperkuat melalui integrasi dengan berbagai solusi dalam ekosistem Mekari, seperti Mekari Jurnal untuk akuntansi, Mekari Klikpajak untuk perpajakan, Mekari Sign untuk tanda tangan digital, Mekari Expense, hingga Mekari Flex.
Integrasi ini memungkinkan data HR mengalir secara otomatis ke fungsi keuangan, perpajakan, dan operasional tanpa rekonsiliasi manual.
Dengan dukungan Mekari Airene sebagai inti kecerdasan buatan, perusahaan juga mengembangkan Data Platform, Agentic Capabilities, AI Guardrails, serta Offline Large Language Model (LLM) yang dijalankan pada infrastruktur internal guna menjaga keamanan data perusahaan.
Mekari menilai AI akan menjadi fondasi baru dalam transformasi HR. Fokusnya bukan hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga mendorong fungsi HR menjadi mitra strategis yang berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan bisnis melalui keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.