- APJII melaporkan jumlah pengguna internet nasional mencapai 235 juta orang pada tahun 2026.
- Blibli mengoperasikan ratusan toko fisik hingga Juni 2026 guna memperkuat ekosistem perdagangan omnichannel.
- Konsumen Indonesia kini mengutamakan keaslian produk, garansi, serta kemudahan layanan setelah melakukan transaksi belanja.
Suara.com - Perkembangan teknologi digital mulai mengubah cara masyarakat Indonesia berbelanja. Jika sebelumnya harga murah dan promo besar menjadi daya tarik utama, kini konsumen mulai mempertimbangkan hal lain, seperti kemudahan transaksi, keaslian produk, garansi, hingga layanan setelah pembelian.
Perubahan ini tidak lepas dari semakin luasnya penggunaan internet di Indonesia. Berdasarkan Survei Penetrasi Internet APJII 2026 yang dikutip dalam materi tersebut, jumlah pengguna internet nasional telah mencapai sekitar 235 juta orang atau 81 persen dari total populasi.
Konsumen bisa mencari informasi produk melalui internet, membandingkan pilihan, melakukan transaksi lewat aplikasi, hingga mengambil barang langsung di toko. Artinya, pengalaman belanja kini tidak lagi berhenti di layar ponsel.
Teknologi Bikin Belanja Online dan Offline Terhubung
Perubahan perilaku tersebut mendorong semakin berkembangnya konsep omnichannel commerce. Melalui konsep ini, kanal digital dan toko fisik dibuat saling terhubung sehingga konsumen dapat memilih cara berbelanja yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
Contohnya, konsumen bisa mencari produk melalui aplikasi, melakukan pembelian secara online, kemudian mengambil barang di toko menggunakan layanan Click & Collect.
Sebaliknya, konsumen juga bisa datang ke toko untuk melihat produk secara langsung sebelum memutuskan melakukan transaksi melalui kanal digital.
Model seperti ini membuat teknologi bukan hanya berfungsi sebagai alat untuk melakukan pembayaran atau membeli barang. Teknologi juga digunakan untuk menyatukan berbagai tahapan dalam perjalanan konsumen.
CEO dan Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto, mengatakan pendekatan omnichannel yang terintegrasi dengan pengembangan teknologi menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat ekosistem perdagangan dan gaya hidup.
Pengembangan tersebut mencakup peningkatan keandalan sistem serta efisiensi proses agar pengalaman pelanggan di berbagai kanal tetap terhubung.
Konsumen Makin Peduli Produk Asli dan Layanan
Di tengah semakin banyaknya pilihan platform belanja, konsumen juga mulai lebih memperhatikan faktor kepercayaan.
Produk asli menjadi salah satu pertimbangan penting. Selain itu, konsumen ingin mendapatkan kepastian mengenai garansi, proses pengembalian atau penukaran barang, serta layanan ketika produk mengalami masalah.
Dengan kata lain, konsumen tidak hanya menilai sebuah platform dari harga yang ditawarkan.
Pengalaman setelah transaksi juga ikut menentukan apakah konsumen akan kembali menggunakan layanan tersebut.