Bisnis Keamanan Siber Kian Menguat, Laba Usaha ITSEC Asia Melonjak 1.171 Persen

Dythia Novianty

Selasa, 01 September 2026 | 14:42 WIB
Bisnis Keamanan Siber Kian Menguat, Laba Usaha ITSEC Asia Melonjak 1.171 Persen
Ilustrasi Keamanan Siber. [Unsplash]
baca 10 detik
  • PT ITSEC Asia Tbk mencatat lonjakan laba usaha sebesar 1.171 persen pada kuartal II 2026.
  • Perusahaan menandatangani kerja sama strategis dengan PT INTI dan PT Len Industri untuk memperluas pasar keamanan siber.
  • Saham CYBR resmi masuk dalam IDX SMC Liquid Index pada Agustus 2026 untuk memperkuat likuiditas perdagangan.

Suara.com - Kebutuhan terhadap perlindungan sistem dan infrastruktur digital terus membuka peluang bagi industri keamanan siber.

Momentum tersebut tercermin pada kinerja PT ITSEC Asia Tbk yang mencatat lonjakan laba usaha hingga 1.171 persen secara tahunan pada kuartal II 2026.

Perusahaan berkode saham CYBR itu membukukan laba usaha sebesar Rp23,01 miliar pada Q2 2026, melonjak dibandingkan Rp1,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring lonjakan tersebut, margin laba usaha meningkat dari 1,9 persen menjadi 20 persen.

Kinerja ini terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan ITSEC Asia sebesar 21 persen secara tahunan menjadi Rp115,03 miliar, dari Rp95,05 miliar pada Q2 2025.

Laba sebelum pajak juga mencatat kenaikan lebih tinggi. Berdasarkan perhitungan dari laporan keuangan Januari–Juni 2026 yang telah dipublikasikan, laba sebelum pajak mencapai Rp22,69 miliar atau melonjak 1.407 persen dibandingkan Rp1,51 miliar pada Q2 2025.

Margin laba sebelum pajak pun meningkat signifikan, dari 1,6 persen menjadi 19,7 persen.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, mengatakan kinerja kuartal kedua mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang berlanjut serta realisasi sejumlah proyek utama.

“Kinerja kuartal kedua mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang terus berlanjut serta realisasi sejumlah proyek utama pada periode tersebut. Pendapatan meningkat 21 persen secara tahunan, sementara kami mencatat peningkatan yang kuat pada laba usaha dan laba sebelum pajak,” ujar Patrick dalam keterangan resminya, Selasa (1/9/2026).

baca juga

Realisasi Proyek Dorong Lonjakan Profitabilitas

Selain pertumbuhan pendapatan, lonjakan laba menunjukkan perubahan signifikan pada profitabilitas bisnis ITSEC Asia pada kuartal kedua tahun ini.

Laba bruto tercatat Rp52,09 miliar, naik 12 persen dari Rp46,52 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski margin laba bruto turun dari 48,9 persen menjadi 45,3 persen, peningkatan laba usaha dan laba sebelum pajak menunjukkan penguatan kinerja pada level operasional.

Patrick mengatakan, perseroan kini berfokus menjaga momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan margin dalam pelaksanaan proyek seiring bisnis yang terus berkembang.

“Kami fokus menjaga momentum tersebut sekaligus meningkatkan margin pelaksanaan proyek seiring pertumbuhan bisnis,” katanya.

Dari sisi neraca, posisi keuangan perseroan juga menguat. Total aset ITSEC Asia mencapai Rp485,4 miliar per 30 Juni 2026, meningkat dari Rp416,5 miliar pada akhir Desember 2025.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher. [ITSEC]
Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher. [ITSEC]

Sementara total ekuitas naik menjadi Rp312,4 miliar, dibandingkan Rp256,2 miliar enam bulan sebelumnya.

Bidik Peluang Keamanan Siber BUMN dan Pemerintah

Penguatan bisnis keamanan siber menjadi salah satu fokus ITSEC Asia untuk mendorong pertumbuhan berikutnya. Perseroan melihat peluang di segmen korporasi, BUMN, dan pemerintah seiring meningkatnya kebutuhan terhadap perlindungan sistem serta infrastruktur digital.

Pada Juli 2026, ITSEC Asia dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan kerja sama di bidang solusi keamanan siber.

Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan kapabilitas Security Operations Center (SOC), pengembangan talenta melalui Academy, serta pengembangan bisnis untuk menjangkau kebutuhan BUMN dan pemerintah provinsi maupun daerah.

Pada bulan yang sama, ITSEC Asia juga mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Len Industri (Persero) dalam lingkup perusahaan induk DEFEND ID.

Kerja sama itu diarahkan untuk menyediakan kapabilitas keamanan siber dalam mendukung mandat C4ISR/C5ISR perusahaan.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan arah pengembangan bisnis ITSEC Asia yang tidak hanya bertumpu pada proyek yang sudah berjalan, tetapi juga membangun akses terhadap kebutuhan keamanan siber di sektor-sektor strategis.

Keamanan Siber dan AI Jadi Fokus Pertumbuhan

Di tengah percepatan digitalisasi, kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan.

Ilustrasi Digitalisasi. [Pixabay]
Ilustrasi Digitalisasi. [Pixabay]

ITSEC Cyber & AI Academy tetap dikembangkan untuk menjawab kebutuhan talenta teknis, seiring organisasi semakin membutuhkan kemampuan di bidang keamanan siber dan AI.

Perseroan juga melihat perkembangan kebijakan keamanan siber di Indonesia sebagai salah satu faktor yang dapat memperluas kebutuhan pasar.

Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS), yang masih dalam proses pembahasan, diperkirakan dapat memperluas kewajiban keamanan siber pada infrastruktur kritis dan ekosistem pendukungnya.

Memasuki semester II 2026, ITSEC Asia memperkirakan lebih banyak realisasi proyek akan terjadi pada periode tersebut. Perseroan akan tetap berfokus pada pelaksanaan proyek, pengembangan bisnis, serta penguatan kapabilitas keamanan siber dan AI.

Pada 5 Agustus 2026, saham CYBR juga masuk ke dalam IDX SMC Liquid Index (IDXSMC-LIQ) dalam evaluasi indeks terbaru, yang mencerminkan peningkatan likuiditas perdagangan sekaligus memperluas visibilitas perseroan di kalangan investor institusi.

Patrick mengatakan, peluang masih terbuka di segmen korporasi, BUMN, dan pemerintah. Tantangan ITSEC Asia pada paruh kedua tahun ini adalah mengubah peluang tersebut menjadi proyek yang dapat dieksekusi dengan baik dan menghasilkan pertumbuhan yang sehat.

“Kami terus melihat peluang di segmen korporasi, BUMN dan pemerintah. Fokus kami pada semester kedua adalah mengubah peluang tersebut menjadi proyek yang dapat dieksekusi dengan baik dan memberikan pertumbuhan yang sehat,” tutup Patrick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transformasi TLKM 30 Dorong Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Telkom Tumbuh Kuat

Transformasi TLKM 30 Dorong Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Telkom Tumbuh Kuat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:45 WIB

Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026

Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:27 WIB

Penjualan MARK Naik 50%, Kenaikan Biaya Produksi Mulai Tekan Margin

Penjualan MARK Naik 50%, Kenaikan Biaya Produksi Mulai Tekan Margin

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:11 WIB

Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T

Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:24 WIB

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:10 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×