Militer AS Akui Miliki Senjata di Luar Angkasa, Apa Respon China?

Agung Pratnyawan

Jum'at, 18 September 2026 | 18:48 WIB
Militer AS Akui Miliki Senjata di Luar Angkasa, Apa Respon China?
Ilustrasi Kegiatan Luar Angkasa (unsplash/NASA)
baca 10 detik
  • AS resmi mengumumkan penempatan senjata di luar angkasa untuk kali pertama.
  • Penyiapan senjata di luar angkasa memicu kekhawatiran dan ketegangan geopolitik global.
  • China mendesak AS menghentikan pengerahan senjata di luar angkasa demi perdamaian.

Suara.com - Amerika Serikat (AS) mengumumkan telah memiliki senjata yang dapat digunakan di ruang angkasa. Dengan terbatasnya informasi yang diberikan persenjataan di luar angkasa ini menjadi perhatian internasional.

Menurut penjelasan Menteri Angkatan Udara Troy Meink pada Senin lalu (14/9/2026), pernyataan ini menjadi pengakuan resmi pertama bahwa negara tersebut menempatkan kemampuan tersebut di orbit, sekaligus berfungsi sebagai peringatan bagi pihak-pihak yang berpotensi menjadi ancaman regional AS.

Dikutip dari CNN, Meink tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait senjata-senjata tersebut, ketika dimintai keterangan ia menolak untuk memberikan detail tambahan mengenai kapan senjata-senjata tersebut diluncurkan ke orbit Bumi.

Jika pengungkapan ini ditujukan sebagai bentuk gertakan (deterrent) untuk memperingatkan musuh atas kemampuan respons AS di ruang angkasa, ambiguitas dari pernyataan Meink justru dapat mengurangi efektivitas pesan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Clayton Swope, mantan pejabat CIA yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Aerospace Security Project di CSIS.

Upaya Militerisasi Luar Angkasa

Dikutip dari Science News, penggunaan senjata di luar angkasa bukanlah hal yang baru. Pada 1962, uji coba nuklir Amerika Serikat di luar angkasa sempat melumpuhkan sejumlah satelit yang beroperasi.

Peristiwa ini memicu lahirnya Perjanjian Luar Angkasa 1967 yang melarang pengerahan senjata pemusnah massal di orbit.

Kendati demikian China dan Rusia telah beberapa kali menguji coba senjata setipe sebagai bagian dari modernisasi militer dan menjadikan ruang angkasa sebagai medan perang masa depan.

baca juga

Diyakini, dominasi di ruang angkasa akan menentukan pemenang suatu konflik.

Pimpinan militer AS telah memberi peringatan tegas terhadap kedua negara tersebut.

Washington menyoroti simulasi pertempuran antar satelit oleh Rusia dan proyek rudal hipersonik orbit parsial berkapasitas nuklir yang digarap China merupakan suatu ancaman secara tidak langsung.

Walau Perjanjian Luar Angkasa 1967 mengecam keras penggunaan senjata nuklir di wilayah sekitar orbit, aturan tersebut tidak melarang persenjataan konvensional di luar angkasa.

Hal ini menyisakan ruang abu-abu yang bebas ditafsirkan oleh tiap negara.

Belum ada kepastian mengenai jenis senjata yang ditempatkan AS di orbit. Swope mengindikasikan bahwa ini bisa berupa instrumen pengacak sinyal, persenjataan penyerang target di darat, atau teknologi anti-satelit (ASAT) penghancur fisik.

Namun, penggunaan ASAT dianggap paling berbahaya karena sampah sisa puing-puing hasil ledakannya berpotensi bertahan bertahun-tahun serta memicu tabrakan beruntun dengan satelit-satelit terdekat.

Merespons tindakan AS, China mendesak AS untuk menghentikan ekspansi militer di antariksa demi menjaga stabilitas perdamaian dunia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa China berkomitmen pada pemanfaatan luar angkasa secara damai dan menolak keras perlombaan persenjataan maupun upaya menjadikan luar angkasa sebagai medan pertempuran.

Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Apa Senjata Militer Luar Angkasa Amerika Serikat?

Seperti Apa Senjata Militer Luar Angkasa Amerika Serikat?

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:08 WIB

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

Pertama di Dunia! Amerika Serikat Pasang Senjata di Luar Angkasa

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:13 WIB

Terkini

Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk

Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 18:44 WIB

3 Keunggulan Air Purifier Terbaik Daikin untuk Wujudkan Hunian Sehat

3 Keunggulan Air Purifier Terbaik Daikin untuk Wujudkan Hunian Sehat

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:36 WIB

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:33 WIB

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 18:31 WIB

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

×