Curhat Pilu Para Ibu yang Anaknya Meninggal Bunuh Diri

Rinaldi AbanBBC Suara.Com
Minggu, 13 September 2020 | 07:15 WIB
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Suara.com - Kehilangan buah hati mereka karena bunuh diri, membuat Elaine dan Doreen membentuk gerakan 'Please Stay' untuk membantu anak-anak yang depresi dan ingin bunuh diri.

"Kami ingin anak-anak muda tahu bahwa tidak apa-apa untuk merasa tidak baik-baik saja," kata Doreen. Kesehatan mental remaja kini menjadi perhatian baru di Singapura, terkait peningkatan kematian akibat bunuh diri di kalangan remaja selama beberapa tahun terakhir.

Gerakan Please Stay bertujuan mengajak pemerintah untuk menetapkan strategi nasional untuk pencegahan bunuh diri dan kesehatan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI