Suara.com - Tak kurang dari 3.000 suporter Arema FC menggelar aksi menuntut keadilan atas tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada (1/10/2022).
Selain menggelar aksi teatrikal, mereka juga menggaungkan 3 tuntutan atau Tritura dalam aksi yang digelar di depan Balai Kota Malang pada Kamis (10/11).
Selain itu, massa melakukan longmarch atau jalan kaki dari Stadion Gajayana, kemudian melintas ke kawasan Kayutangan Heritage dan berakhir di Alun-Alun Tugu atau depan Balai Kota Malang. Semua massa aksi menggunakan atribut hitam sebagai simbol duka.
Massa yang menggelar demonstrasi bukan hanya dari Aremania saja. Sejumlah elemen ikut turun ke jalan untuk menyuarakan keadilan bagi korban. (ANTARA/Achmad Syaiful Afandi/Andi Bagasela/Rinto A Navis)