Suara.com - Eks Presiden Google Asia Pasifik Scott Beaumont menjelaskan bahwa investasi Google ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) atau PT GoTo yang merupakan induk perusahaan Gojek tidak berkaitan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendibudristek).
Hal itu dia sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pada program digitalisasi pendidikan terkait pengadaan laptop Chromebook periode 2019-2022 yang menjadikan Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai terdakwa.
“Tidak ada koneksi sama sekali antara investasi Google di GoTo dengan pembicaraan apapun dengan Kementerian Pendidikan,” kata Scott dalam bahasa Inggris saat memberi pernyataan melalui daring dari Singapura dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/‘4/2026).
Selengkapnya dalam video ini.