Suara.com - Peristiwa yang melibatkan oknum ajudan Gubernur Maluku, Serka La Rahimu, terhadap mahasiswa pembawa aspirasi masyarakat adat di Ambon menjadi pelajaran penting mengenai etika komunikasi aparat pelayan publik.
Di tengah keterbukaan informasi nasional, profesionalisme pengawal pejabat publik dalam merespons penyampaian aspirasi masyarakat sangat krusial.
Kendati permintaan maaf secara terbuka telah disampaikan, insiden ini mengingatkan perlunya pendekatan yang humanis serta pengendalian diri bagi setiap personil pengamanan saat berhadapan langsung dengan masyarakat.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Icha/Evan