Alasan Orang Sering Tak Mematuhi Saran Medis

Chaerunnisa, Risna Halidi

Rabu, 21 Juni 2017 | 16:00 WIB
Alasan Orang Sering Tak Mematuhi Saran Medis
Pasien sedang konsultasi kesehatan ke dokter. [shutterstock]

Suara.com - Apakah kamu sering dalam keadaan tak mematuhi saran medis dan malah melakukan sesuatu yang sebenarnya dilarang? Ternyata, banyak orang yang melakukan hal tersebut dengan alasan "tidak dianggap perlu" atau "tidak diperlukan".

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal American Geriatrics Society menyebutkan, peneliti melakukan hal-hal yang diperlukan dan mencoba menggali jauh ke dalam jiwa orang-orang yang menentang nasihat medis untuk mengetahui alasan sebenarnya di balik keraguan mereka.

Menurut penelitian, ketidakpatuhan terhadap saran medis sangat terkait dengan peningkatan risiko masuk kembali ke rumah sakit, morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi, dan kenaikan biaya. Studi ini juga menyatakan beberapa faktor lebih terasa pada individu yang lebih tua dan lebih muda.

Temuan ini dapat membantu penyedia layanan kesehatan mengatasi masalah yang kini tengah berkembang . Untuk memeriksa faktor-faktor yang terlibat, sebuah tim yang dipimpin oleh Jashvant Poeran dari Icahn School of Medicine di Gunung Sinai, menganalisis data nasional tentang semua rawat inap yang ada di AS.

Mereka tertarik pada perbedaan untuk pasien berusia 65 tahun dibandingkan dengan mereka yang berusia 18-64 tahun. Analisis mereka, yang mencakup lebih dari 29 juta rumah sakit yang terdaftar di Sampel Rawat Inap 2013, mengungkapkan bahwa lebih dari 50.000 orang dewasa yang lebih tua di rumah sakit (dari 12 juta orang di bawah perawatan di rumah sakit secara keseluruhan) meninggalkan rumah sakit dan menentang saran medis untuk tetap tinggal.

Namun, laki-laki dan perempuan usia tua kemungkinan empat kali lebih kecil untuk melakukan hal tersebut daripada orang berusia 18-64 tahun.

Dari tahun 2003 sampai 2013, tingkat kenaikan 'pembangkangan' pada mereka yang berusia 18-64 dari 1,44 persen menjadi 1,78 persen, dan pada mereka yang berusia 65 dari 0,37 persen sampai 0,42 persen.

Di kedua kelompok usia, orang-orang yang diasuransikan oleh Medicaid atau mereka yang tidak memiliki asuransi kesehatan, dan orang-orang yang hidup dengan masalah kesehatan mental memiliki risiko tertinggi meninggalkan rumah sakit yang tak sesuai saran medis.

Pada orang dewasa yang lebih tua, ras atau etnis dan kemiskinan lebih menonjol sebagai faktor risiko, dengan orang Afrika Amerika yang berusia lebih tua pada 65 persen peningkatan risiko dan orangtua berpenghasilan rendah dengan risiko 57 persen meninggalkan rumah sakit.

"Salah satu alasan yang disebutkan dalam penelitian sebelumnya untuk meninggalkan rumah sakit dan menentang  saran medis adalah komunikasi suboptimal, yang mungkin memang memengaruhi pasien minoritas yang lebih tua," kata Poeran.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui mengapa sebenarnya ras atau etnis dan kemiskinan lebih menonjol sebagai faktor risiko pada pasien yang lebih tua, terutama karena Medicare secara teoritis menawarkan cakupan kesehatan universal untuk pasien berusia 65 tahun atau lebih," sambungnya.

Para peneliti mencatat, temuan tersebut merupakan langkah awal yang penting untuk studi tambahan yang berusaha menentukan alasan pastinya mengapa orang meninggalkan rumah sakit dan bagaimana alasan tersebut berbeda antara individu yang lebih tua dan lebih muda.

"Dukungan sosial pasien dan kemampuan fungsional dan kognitif tidak diukur dalam sampel asli, masing-masing dapat mempengaruhi kemampuan orang tua untuk meninggalkan rumah sakit terhadap saran medis," kata dokter senior, Rosanne Leipzig.

"Informasi ini penting agar rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan menangani masalah ini," tandasnya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Keluarga Masuk Rumah Sakit Usai Makan Jamur

Satu Keluarga Masuk Rumah Sakit Usai Makan Jamur

Health | Kamis, 08 Juni 2017 | 18:30 WIB

Ini Kelemahan Layanan Kesehatan Digital

Ini Kelemahan Layanan Kesehatan Digital

Health | Rabu, 18 Januari 2017 | 12:11 WIB

Jantung Berdebar Gejala Koronerkah?

Jantung Berdebar Gejala Koronerkah?

Health | Selasa, 07 Juli 2015 | 15:07 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×