SuaraBandung.id - Sholat sunnah Istikaharah merupakan sholat yang dikerjakan untuk meminta petunjuk Allah SWT. Biasanya bagi mereka yang berada di antara beberapa pilihan.
Sholat istikharah ini boleh dikerjakan paling sedikit dua rakaat atau hingga dua belas rakaat (enam salam).
Adapun tata caranya sebagai berikut:
Membaca niat shalat istikharah "Usholli sunnatal istikharah rak'ataini lillahi ta'ala," yang artinya Aku berniat shalat istikharah dua rakaat karena Allah ta'ala.
Takbiratul ihram, lalu baca doa iftitah dan surat Al Fatihah.
Pada rakaat pertama setelah membaca surat al fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kafirun
Ruku’
I’tidal.
Sujud pertama dengan tuma’ninah.
Duduk di antara dua sujud.
Sujud kedua dengan tuma’ninah
Berdiri lagi melakukan rakaat kedua.
Pada rakaat kedua usai membaca Al-fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas
Dilanjutkan Ruku hingga tahiyat akhir dan salam
Setelah mengerjakan sholat Istikharah, dapat membaca doa dibawah ini.
Bismillahirrahmanirrahim..
“ Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub.
Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.
Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”
Artinya:
" Ya Allah, sesungguhnya, aku memohon kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu dan aku memohon kepada-Mu dari anugerah-Mu yang Agung. Sesungguhnya, Engkau Mahakuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau Maha Tahu sedang aku tidak mengetahui, Engkaulah Dzat yang Maha Mengetahui perkara yang gaib,
Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (menyebutkan persoalannya) adalah baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku, maka tentukanlah untukku, mudahkanlah jalannya dan berkahilah aku di dalamnya.Dan apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini adalah buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku dan akhir urusanku, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah diriku darinya, tentukanlah untukku apapun yang terbaik, kemudian jadikanlah aku ridha dengannya."