SuaraBandung.id - Jadi pelajaran berharga untuk keluarga muda dalam membangun rumah tangga.
Peristiwa mengerikan terjadi wilayah Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Depok Jawa Barat, di mana seorang ibu muda dibakar hidup-hidup oleh suaminya.
Kejadian suami bakar istri ini terjadi pada Minggu (25/8/2022), di mana saat itu terduga pelaku pulang malam mendapati rumah dalam keadaan berantakan.
Si suami marah lantaran istrinya bukan menyambut, malah asyik nonton Youtube dan membiarkan anaknya bermain sendiri.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno membenarkan adanya peristiwa suami bakar istri.
Setelah membakar istrinya hidup-hidup, sang suami lalu melarikan diri dan hingga saat ini jadi buruan polisi.
AKBP Yogen menceritakan kronologis kejadian, bermula ketika sekira pukul 18.00 WIB, terjadi cekcok antara pelaku dengan korban bernama Eva Liana (27).
Setelah itu cekcok itu, pelaku keluar rumah bersama teman-temannya yang diduga menggelar pesta miras pukul 20.00 WIB.
Ketika pulang pukul 21:00 WIB, pelaku yang dalam terpengaruh alkohol, marah lantaran mendapati rumahnya berantakan.
"Saat itu pelaku mendapati korban asik menonton YouTube dan dua anaknya tidak diperhatikan. Sehingga pelaku menegur korban dan terjadi cekcok," jelasnya.
Saat itu pelaku juga mengancam membakar anaknya yang masih berusia 10 tahun lantaran masih bermain meski sudah larut malam.
"Pelaku yang dalam kondisi mabuk. Memarahi anaknya yang masih berusia 10 tahun, dan mengancam untuk dibakar. Pelaku sudah mengambil tiner," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno.
Korban yang mendengar langsung ancaman suami, mencoba menolong anaknya itu.
Pelaku lantas malah menyiram tubuh istrinya menggunakan cairan tiner, lalu membakarnya di depan anak-anak.
Selain membakar istrinya, api juga kemudian menyambar sebagian lengan anak korban.
Ketika itu korban teriak kesakitan meminta tolong pada tetangga. Sejumlah tetangga yang mendengar teriakan korban, langsung berusaha menyelamatkannya.
"Jadi korban ini berteriak dan sepupunya masuk ke dalam TKP. Kemudian membawa korban ke kamar mandi untuk memadamkan apinya dengan cara disiram," kata Yogen.
Saat itulah, pelaku melarikan diri, dan kini masih dalam pengejaran polisi. "Pelaku melarikan diri," kata AKBP Yogen.
Kemudian pada pagi hari setelah malam kejadian, sepupu korban melaporkan peristiwa mengerikan tersebut ke Polsek Depok Kota.
Sementara kondisi korban dilaporkan selamat, tetapi sampai saat ini masih terbaring lemah di rumah sakit lantaran mengalami luka bakar cukup parah.
Sumber: suara.com