Hasil "Perlawanan" Komnas HAM Melawan Pengaruh dan Kekuatan Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Suara Bandung

Jum'at, 02 September 2022 | 08:27 WIB
Hasil "Perlawanan" Komnas HAM Melawan Pengaruh dan Kekuatan Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Jasad Brigadir J ditampilkan dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM (PMJ News)

SuaraBandung.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM melawan pengaruh dan kekuasaan jenderal bintang Ferdy Sambo yang disebut memiliki kekuatan luar biasa.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini, Komnas HAM membeberkan betapa besarnya kekuasaan dan pengaruh Ferdy Sambo saat menjabat Kadiv Propam Polri, terkait kasus Brigadir J.

Komnas HAM menilai, apa yang terjadi di Duren Tiga adalah pembunuhan sadis diluar nalar.

Ferdy Sambo dinilai sengat memegang kendali atas kekuasaan serta pengaruh yang terlihat dan terasa sangat besar.

Saking besarnya kendali Ferdy Sambo, sampai keluar perintah untuk mencuci kaus putih Brigadir J yang bersimbah darah.

Kekuasaan dan pengaruh Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir J dinilai Komnas HAM telah menghalangi proses penyidikan.

Perbuatan Ferdy Sambo yang berpangkat tinggi dan memiliki kekuasaan ini, diakui menghambat prose pengungkapan dan semakin besar orang untuk mencari keadilan.

Lantas Komnas HAM mencontohkan, tentang upaya penghilangan barang bukti. Ferdy Sambo diduga memerintahkan mencuci baju Brigadir J setelah ditembak mati.

“Kami (Komnas HAM) menemukan, misalnya ada perintah bajunya dicuci untuk menghilangkan GSR (Gun Shot Residu) sampai detail-detail video,” ucap Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).

baca juga

Dikatakan Anam, perintah mencuci kaus yang merupakan bukti penting dalam setiap kasus pembunuhan, menggambarkan hanya bisa terjadi lantaran penggunaan kekuasaan oleh Ferdy Sambo. 

Sehingga tidak heran jika penghilangan barang bukti dan dibuatnya narasi  bisa terjadi karena pengaruh jabatan Ferdy Sambo.

Termasuk, penyalahgunaan jabatan dan pengaruh Ferdy Sambo untuk membuat lancar skenario, mengubah TKP, hingga mengkondisikan saksi.

“Jadi kalau ada pengaruh jabatan, ya semuanya membuat skenario jadi lancar, mengubah TKP juga lancar, mengkonsolidasi saksi juga lancar,” tutur dia.

Melihat itu, tidak heran obstruction of justice menjadi perhatian khusus Komnas HAM dan publik. 

Sebagai bentuk kerja keras dan "perlawanan" pada kejahatan yang Ferdy Sambo, Komnas HAM dalam laporan rekomendasi membuat 130 halaman, yang mayoritasnya terkait bab penghilangan barang bukti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sampai Ada yang Cuci Baju Brigadir J yang Bersimbah Darah, Komnas HAM Akui Besarnya Pengaruh Kekuasaan Ferdy Sambo

Sampai Ada yang Cuci Baju Brigadir J yang Bersimbah Darah, Komnas HAM Akui Besarnya Pengaruh Kekuasaan Ferdy Sambo

Bandung | Jum'at, 02 September 2022 | 08:13 WIB

Mahfud MD Sebut Irjen Ferdy Sambo Setara Jenderal Bintang Lima: Semua Takut pada Dia

Mahfud MD Sebut Irjen Ferdy Sambo Setara Jenderal Bintang Lima: Semua Takut pada Dia

Bandung | Jum'at, 02 September 2022 | 06:49 WIB

Viral Surat Cinta Melanie Subono "Tampar" Penegak Hukum, Bandingkan Istri Ferdy Sambo dengan Kasus Vanessa Angel: Dia Tidak Membunuh

Viral Surat Cinta Melanie Subono "Tampar" Penegak Hukum, Bandingkan Istri Ferdy Sambo dengan Kasus Vanessa Angel: Dia Tidak Membunuh

Bandung | Kamis, 01 September 2022 | 22:33 WIB

Mengejutkan! Adanya Perintah Cuci Baju di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Mengejutkan! Adanya Perintah Cuci Baju di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Bandung | Kamis, 01 September 2022 | 19:42 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×