Warga Babakan Cikutra Kota Bandung Masih Rajin Buang Sampah ke Sungai Cidurian, Cuek meski Sudah Ditegur

Suara Bandung | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 11:29 WIB
Warga Babakan Cikutra Kota Bandung Masih Rajin Buang Sampah ke Sungai Cidurian, Cuek meski Sudah Ditegur
Tampa warga membuang sampan dań barangkal ke sungai Cidurian, Neglasari, Kecamatan Cibeunyi Kaler, Kota Bandung. (baliputra sundana)

SuaraBandung.id – Fenomena warga buang sampai ke sungai masih kerap terjadi. Bahkan seolah sudah jadi kebiasaan, mereka cuek membuang berbagai sampah ke sungai tanpa merasa bersalah atas perbuatannya.
 
Hal itu terekam dalam video dan foto seorang warga yang keberatan dengan kelakuan warga lainnya masih hobi membuang sampah ke Sungai Cidurian.
 
Padahal diketahui bersama, Sungai Cidurian kerap banjir besar hingga mengikis kirmir yang biaya untuk pembangunannya tidak sedikit
 
Satu kejadian yang sangat memilukan di mana beberapa warga di Babakan Cikutra RW 08, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, tanpa rasa peduli membuang sampah bekas bangunan ke Sungai Cidurian.
 
Bukan itu saja, sejumlah warga yang tinggal di bantaran Sungai Cidurian ini menganggap jika sungai yang ada di depan rumah mereka adalah tempat sampah raksasa.
 
Tanpa rasa malu, warga yang kebanyakan pendatang itu main lempar sampah kapanpun mereka mau.
 
Suara sampah terbungkus plastik yang dilempar ke sungai kerap membuat warga lain terganggu.
 
Meski sudah ditegur, akan tetapi sejumlah warga di bantaran sungai tersebut cuek, bahkan terus mengulang hal sama, yakni “buanglah sampah di sungai”.
 
Seorang warga yang ada di seberang RW 08 kerap protes dang mengingatkan, akan tetapi sudah kebiasaan, maka sulit mengubahnya.
 
Warga RT 09, RW 02 Neglasari yang rumahnya tak jauh dari sungai kerap mengeluhkan aktivitas warga Babakan yang sering membuang sampah ke Sungai Cidurian.
 
Barangkal atau puing bangunan yang sedang renovasi, tanpa malu dibuang oleh si pemilik rumah ke Sungai Cidurian.
 
Alasannya pun sangat tidak masuk di akal. Warga yang ditegur mengatakan sengaja membuang barangkal agar sungai tidak dalam.
 
Bukan itu saja, warga lainnya yang juga tinggal di sana, setiap hari kapan saja mereka mau melempar sampah ke sungai.
 
“Malam, siang, pagi, sore, suara air berisik saat warga Babakan itu buang barangkal, sampah. Ditegur malah biasa aja cuek,” kata Riki.
 
Padahal, Sungai Cidurian yang mengalir di Kawasan tersebut kerap menyebabkan kirmir jebol. 
 
Saat peristiwa banjir besar, warga yang paling sering terdampak adalah RW 2 yang ada di seberang RW 8.
 
Untuk menanggulangi aktivitas warga buang sampah ke sungai, RW 2 memberlakukan penarikan sampah rutin ke rumah-rumah warga.
 
“Kalau warga RW 2 itu tiap minggunya selalu ada yang ambil sampah ke rumah-rumah. Sehingga warganya tidak membuang sampah ke sungai. Ini kalua RW 8 yang diseberang sana tidak tahu. Apakah ada petugas sampah atau tidak,” katanya.
 
“Kalau ada petugas sampah, kenapa warga RW 8 ini sering terlihat seenaknya buang samah ke sungai. Kecuali memang tidak ada petugasnya, saya tidak tahu itu,” kata Riki.
 
Dia berharap demi keselamatan bersama dan tetap menjaga Sungai Cidurian tetap bersih, meminta semua warga peduli.
 
Jangan sampai gara-gara ulang pendatang yang membuang sampah ke Sungai Cidurian, warga asli sana terkena dampak banjir dan jebol kirmir.
 
Sebagai informasi, derasnya aliran Sungai Cidurian saat meluap kerap mengikis kirmir yang sudah dibuangun pemerintah.
 
Bahkan beberapa kali luapan Sungai Cidurian membuat tebing di TPU Pahlawan amblas.
 
Akibatnya, mayat-mayat yang terkubur terbawa banjir, dan paling parah adalah bencana rumah amblas Ketika kirmir sudah terseret air.
 
Seperti kejadian di kirmir aliran Sungai Cidurian di Jalan Cikutra Dalam, RT 9 RW 2, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung ambrol. 
 
Akibat kirmir tergerus aliran sungai, penghuni lima rumah di atasnya harus mengungsi. 
 
Kejadian tersebut membuat hampir seluruh bagian dapur rumah dan kamar mandi ikut tergerus ambrol bersama kirmir. 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengerikan! Penampakan Jembatan Penghubung Antar Kampung di Cigudeg Nyaris Ambruk

Mengerikan! Penampakan Jembatan Penghubung Antar Kampung di Cigudeg Nyaris Ambruk

Bogor | Senin, 13 Juni 2022 | 21:08 WIB

Viral Pemotor Buang Sampah di Sungai Tuai Cibiran Publik, Malah Bangga saat Aksinya Direkam Kawannya

Viral Pemotor Buang Sampah di Sungai Tuai Cibiran Publik, Malah Bangga saat Aksinya Direkam Kawannya

Otomotif | Rabu, 01 Juni 2022 | 14:38 WIB

Buang Sampah ke Sungai Sambil Joget-joget, Dua Wanita Bengkulu Banjir Hujatan Netizen

Buang Sampah ke Sungai Sambil Joget-joget, Dua Wanita Bengkulu Banjir Hujatan Netizen

Sumsel | Rabu, 01 Juni 2022 | 09:12 WIB

Hilang di Sungai Cidurian, Pencari Ikan asal Tangerang Ditemukan Meninggal Dunia

Hilang di Sungai Cidurian, Pencari Ikan asal Tangerang Ditemukan Meninggal Dunia

Banten | Jum'at, 13 Mei 2022 | 19:19 WIB

Terkini

Separuh Habitat Hilang, Ini Strategi Pemerintah Selamatkan Gajah Indonesia

Separuh Habitat Hilang, Ini Strategi Pemerintah Selamatkan Gajah Indonesia

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:10 WIB

Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea

Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:10 WIB

Promo Alfamart Spesial Nyepi 17-18 Maret 2026, Intip Katalog dan Ketentuannya

Promo Alfamart Spesial Nyepi 17-18 Maret 2026, Intip Katalog dan Ketentuannya

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:08 WIB

Timnas Bulgaria Umumkan Skuad Mengerikan untuk FIFA Series 2026

Timnas Bulgaria Umumkan Skuad Mengerikan untuk FIFA Series 2026

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:08 WIB

DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus

DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:07 WIB

Selamat, Adinda Thomas Hamil Anak Pertama

Selamat, Adinda Thomas Hamil Anak Pertama

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:06 WIB

Review The Art of Sarah: Serial Netflix yang Mengkritik Obsesi Status Palsu

Review The Art of Sarah: Serial Netflix yang Mengkritik Obsesi Status Palsu

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:05 WIB

Harga Sawit Riau untuk Produk Mitra Swadaya Meroket Jelang Lebaran

Harga Sawit Riau untuk Produk Mitra Swadaya Meroket Jelang Lebaran

Riau | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:04 WIB

Bojan Hodak Bubarkan Skuad Persib usai Ditahan Imbang Borneo FC

Bojan Hodak Bubarkan Skuad Persib usai Ditahan Imbang Borneo FC

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:00 WIB

Medsos dan Seni Menjadi Domba di Tengah Perang Algoritma

Medsos dan Seni Menjadi Domba di Tengah Perang Algoritma

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:00 WIB