Dugaan itu kata dia merujuk pada hasil tes Bharada Richard Eliezer atau Bharad E dan Bripka Ricky Rizal (RR).
Hasil pemeriksaan mereka dikatakan Kamaruddin Simanjuntak, dengan entengnya dibuka begitu saja tanpa ada kendala apapun.
Namun, saat Ferdy Sambo dan istrinya melakukan tes yang sama, mendadak hasil tes poligraf hanya boleh jadi bahan untuk penyidik dengan alasan pro justitia.
"Kenapa Bharada E sama Bripka RR diungkap? Kenapa hasil punya Ferdy Sambo dan Putri tidak diungkap?" tanya Kamaruddin.
Lantas Kamaruddin Simanjuntak menduga jika hasil yang dimiliki Ferdy Sambo dan istrinya, diduga penuh kebohongan.
"Ada kemungkinan hasilnya berbohong. Kan begitu. Mungkin hasilnya tak memuaskan jadiditutupi," ujar dia lagi.