Membaca Doa Qunut Tak Boleh Terombang-ambing? Begini kata Buya Yahya

Suara Bandung | Suara.com

Minggu, 18 September 2022 | 18:18 WIB
Membaca Doa Qunut Tak Boleh Terombang-ambing? Begini kata Buya Yahya
Buya Yahya. [YouTube] (YouTube)

SuaraBandung.id - Doa qunut adalah doa yang biasa dibaca ketika kita melaksanakan salat subuh. Walaupun demikian, dalam melaksanakan perkara itu terkadang masih menjadi perdebatan di kalangan umat Islam mengenai hukum dalam membacanya.

Buya Yahya pun memberikan jawaban tentang perkara itu, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 13 Oktober 2020.

Buya yahya mengatakan bahwa agar seseorang tidak menyalahkan mazhab yang berbeda dengannya tentang membaca doa qunut, maka seseorang harus berpegang pada satu mazhab supaya orang tersebut tidak terombang-ambing terkait madzhab.

Doa qunut yang sesungguhnya adalah permohonan kepada Allah SWT yang apabila tidak dibaca karena seseorang tidak hafal, maka diperbolehkan untuk membaca doa yang lain. Khususnya dalam madzhab Imam Syafi'i, doa qunut harus tetap dibaca dalam keadaan apapun, namun boleh digantikan dengan doa semisal doa sapu jagad.

Doa qunut sebisa mungkin tidak ditinggalkan karena sekalipun yang dibaca adalah semisal doa lain yang dibolehkan, namun tetap memperoleh pahala yang sama dengan membaca doa qunut.

Salat subuh pun tak boleh sampai ditinggalkan dengan alasan karena tak hafal doa qunut. Karena dengan membaca doa lain pun akan mendapatkan pahala yang sama.

Sebelumnya, Buya Yahya menjelaskan bagaimana jika seseorang tidak hafal doa qunut saat salat subuh. Ia pun menyampaikan hukumnya menurut madzhab Imam Syafi'i.

Adapun doa yang bisa dibaca apabila tidak hafal doa qunut yakni dengan membaca doa sapu jagad:

"Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar".

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmu dan Amal, Buya Yahya: Puncaknya adalah Ikhlas

Ilmu dan Amal, Buya Yahya: Puncaknya adalah Ikhlas

| Minggu, 18 September 2022 | 16:41 WIB

Buya Yahya Menerangkan Tentang Alih Fungsi Masjid, Begini Jelasnya

Buya Yahya Menerangkan Tentang Alih Fungsi Masjid, Begini Jelasnya

| Minggu, 18 September 2022 | 15:32 WIB

Menjaga Jendela Hati untuk Akhirat, Begini Kata Buya Yahya

Menjaga Jendela Hati untuk Akhirat, Begini Kata Buya Yahya

| Minggu, 18 September 2022 | 12:37 WIB

Bagi Dokter yang Meninggalkan Salat Karena Sedang Melakukan Operasi, Begini Kata Buya Yahya

Bagi Dokter yang Meninggalkan Salat Karena Sedang Melakukan Operasi, Begini Kata Buya Yahya

| Minggu, 18 September 2022 | 11:11 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB