Lokasi Pembuatan Skenario Pelecehan Putri Candrawathi Akhirnya Terbongkar, Ferdy Sambo Pimpin Rapat Langsung Beberapa Jam Setelah Brigadir J Mati

Suara Bandung

Selasa, 20 September 2022 | 20:23 WIB
Lokasi Pembuatan Skenario Pelecehan Putri Candrawathi Akhirnya Terbongkar, Ferdy Sambo Pimpin Rapat Langsung Beberapa Jam Setelah Brigadir J Mati
Kolase foto lima tersangka dugaan pembunuhan Brigadir J. Bharada E, Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, Bripka RR, dan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo. (polri tv)

SuaraBandung.id – Meski rapi ditutupi, akhirnya lokasi pembuatan scenario baku tembak dan pelecehan istri Ferdy Sambo terbongkar juga.
 
Para tersangka yang ada di lokasi Duren Tiga dikumpulkan Feryd Sambo di satu tempat yang sangat aman.
 
Mereka yang dikumpulkan adalah Bripka RR, Bharada E, hingga Kuat Ma’ruf.
 
Di lokaso itu, Ferdy Sambo sendiri yang memimpin pertemuan yang terjadi beberapa jam setelah Brigadir J ditembak mati.
 
Rupanya lokasi pembuatan skenario baku tembak yang menggambarkan situasi terakhir kematian Brigadir J bukan di Saguling atau Duren Tiga, Jakarta Selatan.
 
Ferdy Sambo menggiring para saksi yang juga seluruh tersangka di TKP Duren Tiga ke satu tempat yang dinilai super aman dan tidak akan dicurigai.
 
Setelah Brigadir J dihabisi, Ferdy Sambo rupanya membuat skenario baku tembak hingga pelecehan seksual pada istrinya sendiri di Duren Tiga Jakarta Selatan.
 
Pembuatan skenario tersebut ternyata tidak dilakukan di TKP Duren Tiga maupun Saguling, melainkan di tempat lain.
 
Di TKP tersebut buatlah skenario untuk menghilangkan barang bukti dan menggiring opini jika Brigadir J adalah lelaki yang pantas ditembak lantaran telah melecehkan wanita.
 
Seperti diketahui jika perkembangan kasus kematian Brigadir J, baru sebatas penolakkan banding Ferdy Sambo.
 
Atas ditolaknya banding tersebut, maka otomatis Ferdy Sambo sudah dipecat dengan tidak hormat dari kepolisian.
 
Dalam kasus kematian Brigadir J ini ternyata melibatkan lima orang tersangka yang sudah ditetapkan dan diumumkan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
 
Mereka adalah Ferdy Sambo, Bripka RR, Bharada E, Putri Candrawathi, dan Kuat Maruf yang merupakan ART sekaligus sopir pribadi.
 
Kasus tersebut sangat Panjang dan sangat pelik lantaran melibatkan banyak anggota Polri.
 
Semua yang bersuara di ruang sidang etik, mengaku hanya menjalankan perintah dari Ferdy Sambo.
 
Dari rumitnya kasus dan belum terungkapnya motif pembunuhan, sudah hampir tiga bulan berlalu, motif pembunuhan Brigadir J belum juga terungkap.
 
Dampak dari tidak jelasnya motif, membuat isu semakin liar dan meluas ke mana-mana. 
 
Termasuk adalah Ketika dilakukan rekonstruksi yang digelar pada Selasa 30 Agustus 2022. 
 
Dalam rekonstruksi tersebut ada lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dihadirkan oleh para penyidik.
 
Satu di antara tersangka dan juga saki, Bripka RR mengungkap hal baru tentang lokasi perencanaan skenario setelah Brigadir J ditembak mati.
 
Melalui kuasa hukumnya bernama Erman Umar, Bripka RR mengungkap semuanya, termasuk lokasi Ferdy Sambo memimpin rapat usai pembunuhan terjadi.
 
Dikatakan Bripka RR, lanjut Erman Umar, Ferdy Sambo mengumpulkan semua ajudannya di Gedung Provos, Mabes Polri pada Jumat, 8 Juli 2022 malam.
 
Peristiwa dikumpulkannya para ajudan ini oleh Ferdy Sambo hanya beberapa saat setelah terjadi penembakan Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.
 
Dalam rapat ‘darurat’ di Mabes Polri, Ferdy Sambo meminta semua pihak yang terlibat dalam pembunuhan Brigadir J mengikuti skenario yang dibuatnya.
 
Bripka RR mengaku, dia diminta bersembunyi di balik kulkas ketika Brigadir J dibunuh.
 
Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Ferdy Sambo membenarkan pernyataan mantan Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan.
 
Dia mengatakan semua saksi kasus Brigadir J sempat dibawa ke Gedung Provos Polri. Mereka adalah Bripka RR, Bharada E, dan Kuat Ma'ruf.
 
Setelah rapat darurat dilakukan, semua menjalankan rencana, hingga akhirnya semua terbongkar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Brigadir J Tumbang dan Minta Maaf Usai Gambarkan Akhir dari Kasus Ferdy Sambo

Pengacara Brigadir J Tumbang dan Minta Maaf Usai Gambarkan Akhir dari Kasus Ferdy Sambo

Bandung | Selasa, 20 September 2022 | 09:51 WIB

Tidak Ada Upacara PTDH terhadap Ferdy Sambo, Polri: Diserahkan Saja, Itu Sudah Seremonial!

Tidak Ada Upacara PTDH terhadap Ferdy Sambo, Polri: Diserahkan Saja, Itu Sudah Seremonial!

Bandung | Senin, 19 September 2022 | 18:22 WIB

Banding Ditolak, Pengacara Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum

Banding Ditolak, Pengacara Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum

Bandung | Senin, 19 September 2022 | 17:54 WIB

Perlawanan Ferdy Sambo Tamat, Ancaman Hukuman Mati Menanti

Perlawanan Ferdy Sambo Tamat, Ancaman Hukuman Mati Menanti

Bandung | Senin, 19 September 2022 | 14:04 WIB

Terkini

Self-Reward atau Pelarian? Kenapa Belanja Online Sering Jadi "Obat" Stres Gen Z

Self-Reward atau Pelarian? Kenapa Belanja Online Sering Jadi "Obat" Stres Gen Z

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:16 WIB

Kasur Dilarang Menghadap ke Mana? Ini Posisi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Kasur Dilarang Menghadap ke Mana? Ini Posisi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:15 WIB

Ribuan Jemaah Haji Lampung Tiba, 11 Nama Abadi di Tanah Suci

Ribuan Jemaah Haji Lampung Tiba, 11 Nama Abadi di Tanah Suci

Lampung | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:12 WIB

Apakah Viva Punya Cushion? Cek Fakta dan 6 Alternatifnya Mulai Rp6 Ribuan Saja

Apakah Viva Punya Cushion? Cek Fakta dan 6 Alternatifnya Mulai Rp6 Ribuan Saja

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:10 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan

Bekaci | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04 WIB

Dear Anang Hermansyah, Ada Orang Ngaku Salah Transfer Rp46 Juta dan Minta Dibalikin

Dear Anang Hermansyah, Ada Orang Ngaku Salah Transfer Rp46 Juta dan Minta Dibalikin

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:03 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Menelusuri Jejak Sunan Giri dalam Balut Sejarah di Novel Saga dari Samudra

Menelusuri Jejak Sunan Giri dalam Balut Sejarah di Novel Saga dari Samudra

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:00 WIB

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:56 WIB

Mengapa Edison Kembali Jadi Tersangka? Ini Perbedaan Dua Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim

Mengapa Edison Kembali Jadi Tersangka? Ini Perbedaan Dua Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim

Sumsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:54 WIB