Apakah Surga Tempat Diciptakannya Nabi Adam Itu Sama dengan Surga di Akhirat Nanti? Ternyata Begini Penjelasan Buya Yahya

Suara Bandung

Jum'at, 23 September 2022 | 13:11 WIB
Apakah Surga Tempat Diciptakannya Nabi Adam Itu Sama dengan Surga di Akhirat Nanti? Ternyata Begini Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Buya Yahya pada satu ceramahnya menjelaskan tentang surga yang pernah dihuni oleh nabi Adam SAW.

Penjelasan itu merupakan jawaban Buya Yahya atas pertanyaan dari seorang jamaah. 
Sebelumnya jamaah itu bertanya kepada Buya Yahya, "Allah menciptakan nabi Adam itu di surga, surga akhirat bukan?"

Jamaah itu melanjutkan, "Karena sepengetahuan saya bahwa surga akhirat yang pertama kali masuk adalah nabi kita nabi Muhammad SAW," lanjutnya.

Kemudian Buya Yahya menjawab tentang surga yang pernah dihuni oleh nabi Adam SAW itu. Ia mengatakan bahwa berdasarkan aqidah ahli sunnati wal jama'ati, maka surga itu ada dan sudah diciptakan oleh Allah. Hal itu sebagaimana disebutkan oleh para ulama.

"bahwa keyakinan kita surga sudah ada dan sudah diciptakan oleh Allah," Buya Yahya mengungkapkan.

Buya Yahya kemudian mengungkapkan adanya perbedaan pendapat tentang diciptakannya surga.

"Ada hari ini, kaum mu'tazilah mengatakan surga belum diciptakan, karena itu darul jaza, nanti kalau sudah dibangkitkan baru ada jaza', bukan bagian kita, menurut keyakinan kita ahli sunnati wal jama'ati bahwasanya surga sudah ada," Buya Yahya mengungkapkan.

Selain itu, Buya Yahya juga mengatakan bahwa terkait surga yang pernah disampaikan oleh nabi itu sudah masuk pada masalah pemahaman.

"dan surga ini pernah nabi masuk waktu isra' mi'raj, itu undang-undangnya sudah beda. Nabi pernah masuk surga, melihat, bahkan nabi mendengar terumpahnya, itu adalah alamnya beda," Buya Yahya menjelaskan.

"kalau sudah itu masuknya sudah undang-undangnya bukan  undang-undang alam dunia, nabi sudah dengan mukjizatnya, cara berjalannya nabi pun sudah tidak seperti orang berjalan, dari masjidil haram masjidil aqsa, sampai ke langit ke tujuh dan seterusnya," Buya Yahya menambahkan.

"itu tidak pakai aturan aturan dunia ini, sudah masuk aturan-aturan alam lain, karena nabi melihat neraka, nabi berdiskusi dengan para nabi yang sudah wafat," Buya Yahya menambahkan.

Lalu Buya yahya juga mengungkapkan bahwa manusia yang masih hidup tidak mungkin melihat surga, selain itu juga yang berbeda pendapat itu bukan kafir melainkan hanyalah masalah pemahaman.

"maka yang mengatakan surga nabi Adam hanyalah taman-taman indah, tidak kafir," Buya Yahya mengungkapkan.

Buya Yahya menegaskan kembali bahwa ulama mengatakan surga itu adalah surga yang sesungguhnya, di dalamnya terdapat malaikat-malaikat.

Buya Yahya juga mengingatkan tentang nabi Adam yang melakukan kesalahan di surga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Para Ahli Surga yang Telah Meninggal Dunia, Buya Yahya: Bukan di Surga

Para Ahli Surga yang Telah Meninggal Dunia, Buya Yahya: Bukan di Surga

| Jum'at, 23 September 2022 | 10:54 WIB

Acara dalam Peringatan Maulid Nabi, Apa Aja Sih? Ternyata Ini Kata Buya Yahya

Acara dalam Peringatan Maulid Nabi, Apa Aja Sih? Ternyata Ini Kata Buya Yahya

| Jum'at, 23 September 2022 | 09:00 WIB

Buya Yahya Menerangkan Makna Keberkahan, Ternyata Pengaruhnya Luar Biasa

Buya Yahya Menerangkan Makna Keberkahan, Ternyata Pengaruhnya Luar Biasa

| Jum'at, 23 September 2022 | 07:49 WIB

Pernah Mimpi Bertemu Buya Yahya, Seorang Jamaah Bertanya, Ternyata Ini Maknanya

Pernah Mimpi Bertemu Buya Yahya, Seorang Jamaah Bertanya, Ternyata Ini Maknanya

| Kamis, 22 September 2022 | 19:46 WIB

Terkini

Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf

Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf

Jabar | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:24 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:13 WIB

Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:07 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Rahasia Maliq & D'Essentials Eksis 24 Tahun: Rekam Tumbuh Kembang Personel Lewat Lagu

Rahasia Maliq & D'Essentials Eksis 24 Tahun: Rekam Tumbuh Kembang Personel Lewat Lagu

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:54 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:50 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB