Darah Brigadir J Menggenang di Duren Tiga, Begini Kondisi Rumah Dinas Kadiv Propam yang Disebut Ruh-Ruh Bergentayangan

Suara Bandung | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 16:28 WIB
Darah Brigadir J Menggenang di Duren Tiga, Begini Kondisi Rumah Dinas Kadiv Propam yang Disebut Ruh-Ruh Bergentayangan
Foto Brigadir J tengkurap di bawah tangga setelah ditembak mati. (Bidik layar/Yaumal)

SuaraBandung.id – Bagaimana kondisi rumah dinas Kadiv Propam Polri setelah terjadi pembunuhan Brigadir J.
 
Darah menggenang di rumah dinas setelah suara tembakan meletus. Tajamnya peluru menembus kulit Brigadir J.
 
Satu, dua, tiga, empat peluru menghujam setelah senjata ditembakan. Bharada E adalah orang yang ikut dalam penembakan.
 
Dia sempat berdoa sebelum akhirnya benar-benar berani menembak Brigadir J.  
 
Sementara Ferdy Sambo disebut-sebut diselimuti kemarahan teramat sangat pada Brigadir J.
 
Darah benar-benar menggenang. Kaus putih Brigadir J penuh darah. Siapa yang mencuci darah itu, dipastikan orang yang sangat berani dan dingin.
 
Kemudian timbul pernyataan, mengapa Brigadir J tidak dihabisi di rumah pribadi Ferdy Sambo di Kawasan Saguling III, Jakarta Selatan?
 
Apa alasan Ferdy Sambo menggeser TKP eksekusi mati Brigadir J dari Saguling ke Duren Tiga Tiga, Jakarta Selatan.
 
Dua pertanyaan itu terjawab dari kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
 
Hanya dalam hitungan menit saat semua tiba di Duren Tiga, suara rentetan tembakan membuat Brigadir J tersungkur.
 
Darah segar mengalir dari lubang-lubang bekas peluru yang menembus jasad malang Brigadir J.
 
Dari sana alasan Ferdy Sambo mangaka menembak Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan akhirnya terungkap.
 
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, Ferdy Sambo bisa saja mengeksekusi Brigadir J di kediaman pribadi, Saguling.
 
Seperti diketahui jika kasus Brigadir J terus berkembang dan jadi sorotan publik. Bahkan media asing pun turut memberitakan bagaimana kejahatan Ferdy Sambo dama mengeksekusi Brigadir J.
 
Banyak versi cerita di media sosial tentang alasan kenapa Duren Tiga dipilih jadi tempat eksekusi mati Brigadir J.
 
Namun, jika mengetahui alasan Ferdy Sambo habisi nyawa Brigadir J di rumah dinas, dari sana akan terungkap apakah semua direncanakan atau hanya spontan.
 
Dari diskusi yang disajikan kanal YouTube Refly Harun, Kamaruddin Simanjuntak menduga, Ferdy Sambo menggeser TKP pembunuhan dari Saguling ke Duren Tiga yakni rumah dinas Kadiv Propam.
 
Kamaruddin menduga, Ferdy Sambo bisa saja memberi perintah menembak Bharada E di Saguling.
 
Namun, setelah melihat uraian Kamaruddin Simanjuntak, Ferdy Sambo sengaja menggeser TKP penembakan agar kasus tersebut menjadi beban negara.
 
“Jadi, kenapa ini dilakukan (eksekusi Brigadir J) di rumah dinas? Supaya menjadi beban negara, kan begitu," ucap Kamaruddin Simanjuntak, Minggu 25 September 2022.
 
Jika eksekusi Brigadir J dilakukan di rumah pribadi, dikatakan Kamaruddin nantinya akan di Police Line.
 
“Otomatis. Hal itu akan mengganggu aktivitas di rumah pribadi. Bisa terganggu, sebab menjadi lokasi pembunuhan," kata Kamaruddin Simanjuntak.
 
Dari sana, dia melihat jika Ferdy Sambo yang merencanakan pergeseran TKP eksekusi dari Saguling ke Duren Tiga.
 
“Mangkanya lokasi pembunuhan Brigadir J itu di rumah dinas, agar menjadi beban pemerintah,” jelasnya lagi.
 
Dia menduga, di rumah pribadi Ferdy Sambo ada banyak aktivitas yang tidak dibuka ke publik.
 
Sementara untuk rumah dinas itu, akan ada banyak aktivitas penyidik, karena Duren Tiga menjadi lokus pembunuhan.
 
Bukan itu saja, jika Brigadir J dieksekusi di Saguling, maka harga rumah Ferdy Sambo akan jatuh karena bekas terjadinya pembunuhan sadis.
 
Bahkan, rumah-rumah bekas pembunuhan biasanya akan sulit dijual kepada siapapun.
 
Berbeda halnya dengan rumah dinas, maka ceritanya menjadi sama seperti saat ini. 
 
Rumah pribadi Ferdy Sambo tidak banyak dijamah penyidik, dalam hal ini hanya kebutuhan penunjang.
 
“Dalam istilah pasar itu menjadi tempat angker. Karena diduga ada roh-roh bergentayangan yang tidak ikhlas mati disitukan," kata dia.
 
“Sebab dari itu, belum tentu ada orang yang mau beli rumah tempat pembunuhan," kata Kamaruddin Simanjuntak.
 
Ketika TKP di Duren Tiga kata Kamaruddin, nasib rumah dinas tersebut dikembalikan pada negara.
 
“Jadi dengan kata lain kasus Brigadir J ini menjadi beban negara atau institusi Polri,” katanya. 
 
“Itulah (pemindahan TKP) kecerdasan suami Putri Candrawathi itu," ucap Kamaruddin Simanjuntak.
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya Terjawab Mengapa TKP Eksekusi Mati Brigadir J Digeser ke Duren Tiga, Pengacara: Seharusnya Dihabisi di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Akhirnya Terjawab Mengapa TKP Eksekusi Mati Brigadir J Digeser ke Duren Tiga, Pengacara: Seharusnya Dihabisi di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

| Selasa, 27 September 2022 | 15:52 WIB

Akui Kuat Maruf Doyan Main Belakang, sang Istri Bongkar Gaji Puluhan Juta Sopir Ferdy Sambo hingga Tak Pernah Beri Nafkah

Akui Kuat Maruf Doyan Main Belakang, sang Istri Bongkar Gaji Puluhan Juta Sopir Ferdy Sambo hingga Tak Pernah Beri Nafkah

| Senin, 26 September 2022 | 15:32 WIB

Si Cantik Akhirnya Muncul, Ungkap Hubungan Ferdy Sambo dan sang Istri, Tolak Suami Putri Candrawathi Dihukum Mati

Si Cantik Akhirnya Muncul, Ungkap Hubungan Ferdy Sambo dan sang Istri, Tolak Suami Putri Candrawathi Dihukum Mati

| Minggu, 25 September 2022 | 14:11 WIB

Tercium 'Bau Bangkai' di Kasus Ferdy Sambo, Tak Main-Main Tinggal Hitung Waktu Pembebasan Atas Nama Hukum

Tercium 'Bau Bangkai' di Kasus Ferdy Sambo, Tak Main-Main Tinggal Hitung Waktu Pembebasan Atas Nama Hukum

| Minggu, 25 September 2022 | 13:05 WIB

Terkini

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:42 WIB

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37 WIB

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:33 WIB

Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda

Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda

Jatim | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:00 WIB

Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan

Jatim | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:41 WIB

Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit

Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:40 WIB

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari

Sumbar | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:31 WIB

Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas

Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:30 WIB