SuaraBandung.id - Gerbong pimpinan Ferdy Sambo sang mantan Kadip Propam Polri akhirnya tumbang.
Ferdy Sambo benar-benar tinggal menyisakan perlawanan terakhir agar dirinya tidak sampai divonis hukuman mati dalam sidang yang tidak akan lama lagi digelar.
Pihak kejaksaan sudah mengatakan, ada 30 jaksa yang dipasang untuk menghadapi perkara Ferdy Sambo.
Selain nama Ferdy Sambo, ada empat tersangka lainnya yang juga diduga ikut terlibat dalam pembunuhan Brigadir J.
Mereka adalah Bharada E, Bripka RR, Kuat Ma'ruf, dan terakhir Putri Candrawathi.
Jauh sebelum heng Ferdy Sambo tumbang, ada beberapa jenderal polisi yang sempat terjerat skandal korupsi dan pidana.
Kasus para jenderal polisi ini juga tak kalah menghebohkan dari kasus Ferdy Sambo.
Namun, dari durasi pemberitaan, kasus Ferdy Sambo lah yang terlama.
Saking besarnya publik mengawal kasus tersebut, sampai menjuluki Ferdy Sambo dengan sebutan Kaisar Sambo.
Mantan Kadiv Propam Polri itu menjadi tersangka bersama sang istri, Putri Candrawathi. Berikut ajudan dan sopir pribadi yang bernama Bripka Ricky, Bharada Eliezer, dan Kuat Ma'aruf.
Kasus kini masih bergulir dengan pemberkasan dan saat ini sudah P21.
Tak kalah menghebohkan adalah pelanggaran kode etik yang melibatkan ratusan polisi yang menjadi anak buah Kaisar Sambo.
Korupsi dan pidana lain
Seperti diketahui, jejak anggota Polri yang melakukan kejahatan dengan menggunakan fasilitas jabatan dan pangkat bukan hanya Ferdy Sambo.
Ada sederet nama-nama jenderal polisi yang menggunakan pangkat dan jabatannya terlibat skandal dan kasus korupsi.