SuaraBandung.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi memimpin kunjungan kerja spesifik ke Pasar Induk Cikopo, Kabupaten Purwakarta untuk memantau harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, pekan kemarin.
Pria yang akrab disapa Kamg Dedi itupun, awalnya menghampiri salah satu toko sembako yang berlokasi tepat diujung pasar.
Di sana didapati harga beras masih relatif normal yakni Rp 10.500 per kilogram untuk beras biasa dan Rp 14 ribu untuk premium.
“Sekarang ini petani lagi menikmati panen. Indonesia terselamatkan oleh iklim jadi bisa panen sampai empat kali setahun,” papar Kang Dedi.
Tak hanya Dedi Mulyadi saja, hari itu kegiatan juga dihadiri oleh pejabat Badan Pangan Nasional, Bulog dan Kementerian Pertanian (Kementan) dan awalnya berjalan lancar.
Namun, tiba-tiba di tengah-tengah kegiatan lokasi ramai oleh emak-emak yang ingin bertemu Kang Dedi.
Ternyata, sekitar dua puluhan emak-emak tersebut merupakan pekerja pengupas bawang putih. Mereka setiap hari bekerja di sejumlah jongko yang berada di pasar.
Setelah meninjau toko, Kang Dedi bersama rombongan beralih ke tempat lain untuk mendatangi para pedagang lain.
Di saat itulah emak-emak langsung ‘membegal’ Kang Dedi untuk berfoto Bersama.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Keluarga Erina Gudono, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Tak hanya itu emak-emak pun meminta Kang Dedi untuk melihat tempat kerja mereka. Tanpa pikir panjang permintaan itupun dituruti.
Di jongko bawang putih banyak pekerja wanita yang bekerja mengupas bawang. Rata-rata mereka berasal dari daerah Karawang.
“Upahnya Rp 12 ribu untuk kupas satu karung bawang. Setiap hari maksimal kita kupas tiga karung bawang, jadi bisa dari pagi sampai malam di sini,” beber salah seorang pekerja Wanita.
“Berarti lebih mahal kuli tanam padi, Rp 50 ribu setengah hari,” timpal Kang Dedi.
Usai kegiatan, Kang Dedi mengatakan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Induk Cikopo Purwakarta masih relative stabil.
“Tidak ada lonjakan harga yang mencemaskan, mulai dari sayur-mayur, beras kondisinya masih relatif stabil,” katanya.