SuaraBandung.id - Poses gugat cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika pada Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi di Pengadilan Agama Purwakarta masih berlangsung.
Dalam rentetan proses yang sudah dilalui, Anne Ratna Mustika mengeluhkan soal nafkah lahir batin yang tidak pernah ditunaikan Dedi Mulyadi.
Tentang keluhan Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi mengatakan jika keluarganya tidak kekurangan satu apapun.
Sebagai bupati dan anggota DPR, keluarganya sangat cukup dalam kehidupan selama ini.
Bukan itu saja, Dedi Mulyadi juga pernah mengaku dirinya 'puasa' main di ranjang bersama sang istri hampir 3,5 tahun lamanya.
Dari banyak ungkapan keluar dari mulut Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika, kali ini justru keduanya saling sindir secara terbuka.
Misalnya, Anne Ratna Mustika mengatakan jika Bupati Purwakarta sebelumnya, yakni Dedi Mulyadi menyisakan utang yang besar.
Bukan itu saja, Anne Ratna juga menyindir bupati sebelumnya yang hanya bisa pencitraan sambil menangis.
Sindiran pun dilontarkan Dedi Mulyadi, dengan mengatakan dirinya sangat menyayangi wanita.
Baca Juga: Nia Ramadhani Ungkap Dirinya Dirundung Banyak Masalah, sampai Takut Saat Tinggalkan Anak
Seperti diketahui jika perceraian Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika atau biasa disapa Ambu Anne dengan anggota DPR RI Dedi Mulyadi masih bergulir di Pengadilan Agama Purwakarta.
Kemudian Ambu Anne dalam satu kesempatan mengatakan tentang alasan ingin berpisah dari Dedi Mulyadi.
Menurut Anne Ratna Mustika, sang suami telah melanggar syariat Islam.
Pelanggaran syariat Islam yang dimaksud, kata Anne Ratna Mustika satu di antaranya soal pemberian nafkah lahir dan batin.
Meski dirinya memiliki penghasilan sendiri sebagai pejabat daerah, bukan berarti hal itu menggugurkan kewajiban Dedi sebagai suami dalam memberikan nafkah lahir.
Rupanya keluhan sang istri ini langsung direspons Dedi Mulyadi.