SuaraBandung.id - Pelaku penganiayaan David, Anak Petinggi GP Ansor sedang ramai diperbincangkan mulai dari nasibnya yang harus dikeluarkan atau mengalami Drop Out dari kampus hingga terbongkar masa lalunya ketika SMA.
Mario Dandy diketahui merupakan seorang mahasiswa semester pertama yang baru saja merasakan bisa mengenyam bangku perkuliahan di Universitas Prasetya Mulya (Prasmul) Jakarta Selatan.
Namun karena perilakunya yang dikecam dan dinilai telah melanggar kode etik kampus tempat seharusnya ia berjuang untuk memperoleh gelar sarjana, Dandy resmi dikeluarkan dari Prasmul pada (23/2/2023).
Mario Dandy sebagai tersangka penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora, pantas untuk dikeluarkan oleh pihak kampus sebab telah dilakukannya pertimbangan tentang sikap dan perilaku yang keluar dari kode etik mahasiswa.
"Mengecam keras tindakan kekerasan itu karena bertentangan dengan kemanusiaan dan melanggar kode etik dan peraturan yang tercantum dalam buku pedoman mahasiswa," tulis pihak kampus dalam surat pernyataan.
Kemudian tidak berhenti sampai disana, nama SMA tempat Mario Dandy pernah menghabiskan waktu putih abunya selama dua tahun pun ikut mengeluarkan press release berupa klarifikasi karena nama SMA Taruna Nusantara (Taruna) sempat ikut terseret dalam beberapa media.
Melalui surat elektronik yang telah ditandatangani oleh Kepala Humas SMA Taruna Nusantara yang kemudian diunggah pada laman Twitter resmi sekolah memberitakan bahwa Dandy bukanlah alumni dari sekolah yang berlokasi di Magelang ini.
Meski anak dari Pejabat Eselon III Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rafael Alun Trisambodo itu ternyata tidak menyelesaikan pendidikannya di Tarnus hingga selesai.
Tidak bisa menghapus jejak fakta bahwa Mario Dendy pernah bersekolah disana yang terhitung sejak kelas 10 hingga 11 sebelum akhirnya ia memutuskan untuk mengundurkan diri dan pindah sekolah.
Baca Juga: Kiki Kanoe Pernah Dicekik Ressa Herlambang di Mall: Rasanya Mau Mati
"Kami ingin meluruskan bahwa tersangka MDS bukan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang. Yang bersangkutan pernah bersekolah di sekolah kami sampai dengan kelas XI, tetapi kemudian pindah sekolah dari SMA Taruna Nusantara Magelang," tulis pihak SMA Taruna Nusantara pada (23/2/2023)
Dengan pernyataan-pernyataan membawa pengertian bahwa beberapa instansi tela angkat bicara dan tidak ingin terseret lebih jauh dengan kasus penganiayaan David oleh Mario Dandy.
Sebagai informasi, akibat dari ulah Mario Dandy, kini Rafael Alun Trisambodo dicopot sebagai Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta Selatan II oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (*)
Sumber: Twitter SMA Taruna Nusantara @SMATN