SuaraBandung.id – Sholat sunnah Qobliyah dan Ba’diyah merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan sebelum dan sesudah sholat Fardhu.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya menjawab pertanyaan dari jemaah mengenai waktu pelaksanaan sholat sunnah Qobliyah dan Ba’diyah.
Jamaah bertanya mengenai waktu pelaksanaan sholat sunnah Qobliyah dan Ba’diyah apabila terjeda kepada Buya Yahya, Minggu (12/3/2023).
“Ini saya mau bertanya tentang sholat. Saya jaga warung, kadang saya sholat Qobliyah, Ba’diyah di saat dzuhur. Selesai sholat Qobliyah, ada yang beli saya berhenti melayani terus saya lanjut sholat wajib, gimana Buya? Sah atau tidak?,” tanya serorang jamaah.
Buya menjelaskan bahwa sholat sunnah Qobliyah dan Ba’diyah berbeda pelaksanaannya dengan sholat Jamak Taqdim.
Sholat Jamak Taqdim dzuhur dan ashar, maka harus dilakukan serangkaian. Artinya melaksanakan sholat dzuhur kemudian dilanjutkan sholat ashar.
Sedangkan sholat sunnah Qobliyah tidak harus langsung disusul dengan sholat fardhu, dan sholat sunnah Ba’diyah tidak harus langsung dilaksanakan setelah sholat Fardhu.
“Jangan dianggap sholat Qobliyah itu dengan sholat fardhu langsung sambung, tidak. Jadi boleh kasih jeda, boleh dzikir, baca Al Quran atau yang Anda lakukan melayani pelanggan,” jelas Buya Yahya.
Jadi sholat Qobliyah dan Ba’diyah tetap sah apabila terjeda dengan kegiatan tertentu.
Baca Juga: Pengamat Sarankan Duet Ganjar-Prabowo Tiru Pasangan Jokowi-Maruf
“Misal Anda sholat Qobliyah, habis itu Anda melayani pelanggan, kemudian sholat fardhu. Sah, asalkan sholat fardhunya masih di dalam waktunya, tidak sampai keluar,” jelas Buya Yahya. (*)
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV berjudul Melaksanakan Shalat Ba’diyah Terjeda Dengan Sholat Fardhu, Apakah Sah ? | Buya Yahya