SuaraBandung.id - Komnas Perempuan kehadirannya kini terseret ke dalam kasus KDRT yang dialami oleh Venna Melinda, namun bukan terseret dalam konotasi negatif.
Sebab nyatanya keberadaan Komnas Perempuan telah memberikan dukungan kepada korban dari dugaan KDRT seperti halnya Venna Melinda.
Venna Melinda yang didukung langsung oleh Komnas Perempuan untuk bisa bertahan dalam memperjuangkan hak dan keadilannya itu, ternyata mengalami gejala gangguan psikologis.
Hal tersebut bahkan telah dibenarkan dengan adanya hasil pemeriksaan yang dilakukan langsung oleh para ahli, Venna Melinda alami depresi hingga traumatis.
"Seperti yang dialami seorang pesohor berinisial VM yang mengadukan langsung pengalamannya ke Komnas Perempuan yang menunjukkan kecemasan dan kekhawatiran."
"Diperkuat dengan hasil pemeriksaan psikologis bahwa ia mengalami depresi, ketakutan cemas, gelisah dan traumatis," tulis Komnas HAM dalam siaran persnya yang kemudian diunggah kembali oleh Venna pada (5/3/203) di Instagram pribadinya.
Menurut keterangan dari Komnas Perempuan, keadaan psikologis dari korban KDRT dapat semakin parah jika tidak ditangani secara tepat.
Belum lagi dengan keharusan dari para korban untuk mengikuti prosesi persidangan secara hukum, sudah pasti rasa lelah secara fisik juga mental tidak bisa dihindari.
Venna Melinda perlu melewati dua proses hukum yang berbeda yakni terkait dengan proses perceraian juga dugaan kekerasan. Diantaranya akan menyangkut hukum pidana dan hukum perdata. (*)
Baca Juga: Sidang Perceraian Venna Melinda dan Ferry Irawan dalam Agenda Mediasi Dinyatakan Gagal, Rujuk lagi?
Sumber: Instagram @vennamelindareal