SuaraBandung.id - Sabar merupakan prilaku menahan diri dari hal-hal yang ingin dilakukan, menahan diri dari emosi, dan bertahan serta tidak mengeluh pada saat mengalami musibah.
Dengan bersabar hati kita akan lebih lapang dan tabah pada setiap apa yang telah terjadi.
Terkadang ketika kita diberikan ujian dan musibah kita sering sekali kita tidak sabar dan seudzon terhadap ketetapan Allah SWT.
Ustadz Hannan Attaki menyampaikan bahwa Allah SWT telah memerintahkan untuk selalu berhusnudzon yang juga tertulis dalam Al-qur’an Surah Al-Hujarat ayat 12 yang artinya :
“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa dan kamu tidak boleh mencari-cari kesalahan orang lain atau menggosipkan orang lain. Apakah ada di antara kamu yang ingin memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu saja kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah menerima taubat dan Maha Penyayang.”
Maka dari itu kita senantiasa harus bersabar dalam segala ketidakmungkinan dalam hidup ini. Siapa yang Allah ingin kasih dia kebaikan, Allah akan buat dia mengerti halal dan haram. Siapa yang Allah ingin kasih dia kebaikan, Allah uji (HR. Bukhari).
Kalo kalian mau dapat kemudahan biasanya lewatnya kesusahan dulu, kalo pengen dapet keberuntungan, biasanya dapat kerugian dulu. Tapi pasti kerugiannya tidak sebanding dengan keberuntungannya, keberuntungan yang didapat bisa berkali kali lipat.
Seperti yang tertuang juga dalam HR. Ahmad, Allah berfirman “Aku sesuai persangkaan baik hamba-Ku. Maka hendaklah ia berprasangka kepada-KU sebagaimana yang ia mau.”
Sumber : Repost Dakwah Official
Baca Juga: Hubungan dengan Ganjar Usai Perdebatan Piala Dunia U-20 Tak Ada Masalah, Gibran: Semua Clear