Jenazah Pasutri Korban Mbah Slamet Diserahkan ke Keluarga Hari Ini, Posko Pengaduan Orang Hilang Masih Dibuka untuk Korban Tanpa Identitas Lainnya

Suara Bandung

Jum'at, 07 April 2023 | 18:30 WIB
Jenazah Pasutri Korban Mbah Slamet Diserahkan ke Keluarga Hari Ini, Posko Pengaduan Orang Hilang Masih Dibuka untuk Korban Tanpa Identitas Lainnya
Pasutri korban Mbah Slamet, Irsad dan Wahyu Triningsih asal Lampung diserahkan kepada keluarga korban. (Instagram/@polresbanjarnegara)

SUARA BANDUNG - Pasangan suami istri (pasutri) asal Lampung korban pembunuhan berantai Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, diserahkan kepada keluarga.

Korban Mbah Slamet, dukun pengganda uang tersebut bernama Irsad dan Wahyu Triningsih, warga Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Mbah Slamet alias Tohari (45) membunuh para kliennya yang percaya bahwa pria itu bisa menggandakan uang. Setidaknya sudah ditemukan 12 jenazah yang menjadi korban pembunuhan berantai Mbah Slamet.

Pihak Polres Banjarnegara, Jawa Tengah, menyerahkan kedua jenazah asal Lampung itu di RSUD Anna Lasmanah, Jumat (7/4/2022). Jenazah diserahkan, setelah pihak keluarga korban telah memenuhi berkas yang diajukan.

Kasus serial killer atau pembunuhan berantai Mbah Slamet bahkan mendapat perhatian dari Kapolda Jateng, Irjen Muhammad Luthfi.

Luthfi meminta di era modern, masyarakat semeskinya lebih percaya dengan bekerja keras untuk mendapatkan hasil, ketimbang mempercayai dukun pengganda uang yang tidak realistis.

"Janganlah percaya sama kirduk (pikiran dukun) yang bisa menggandakan uang. Kalau pengen uangnya banyak kerja keras, jangan pakai kerduk (kerja dukun), jangan percaya hal semacam itu," jelas Luthfi.

Dalam kasus serial killer Mbah Slamet, polisi bahkan membuka posko orang hilang, untuk mempercepat identifikasi para korban. Pasalnya, usai membunuh korban, identitas para korban dilenyapkan Mbah Slamet untuk menghilangkan jejak.

Posko aduan orang hilang terkait dukun pengganda uang Mbah Slamet bisa diakses melalui hotline 082326444401. Pihak keluarga bisa membawa ijazah terakhir korban sebagai pengganti identitas yang dilenyapkan Mbah Slamet. (*)

Sumber: Instagram @polresbanjarnegara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

INFOGRAFIS Fakta-fakta Kekejaman Mbah Slamet Si Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara

INFOGRAFIS Fakta-fakta Kekejaman Mbah Slamet Si Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara

Infografis | Jum'at, 07 April 2023 | 16:06 WIB

4 Kasus Dukun Pengganda Uang yang Menggemparkan, Terbaru Kasus Mbah Slamet

4 Kasus Dukun Pengganda Uang yang Menggemparkan, Terbaru Kasus Mbah Slamet

Your Say | Jum'at, 07 April 2023 | 08:45 WIB

Serial Killer Mbah Slamet: Dukun Pengganda Uang dari Desa Balun Banjarnegara

Serial Killer Mbah Slamet: Dukun Pengganda Uang dari Desa Balun Banjarnegara

News | Kamis, 06 April 2023 | 19:25 WIB

Terkini

Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid

Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid

Sumbar | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:12 WIB

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat

BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:07 WIB

Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar

Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar

Kalbar | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB

Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara

Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara

Bekaci | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:05 WIB

Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?

Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:05 WIB