Balai Besar Karantina Kementan, Gelar Bintek Peluang Ekspor Produk Kepada Para Petani Garut

bandungbarat

Senin, 19 September 2022 | 14:12 WIB
Balai Besar Karantina Kementan, Gelar Bintek Peluang Ekspor Produk Kepada Para Petani Garut
Sumarno sedang menjemur biji kopi hasil panen kebunnya, setelah sebelumnya disortir.

SuaraBandungBarat.id - Petani di Kabupaten Garut, Jawa Barat didorong untuk berani mengambil peluang ekspor produk pertaniannya sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan.

Mendukung hal itu, Balai Besar Karantina Tanjung Priok pada Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar bimbingan teknis untuk mengedukasi sejumlah petani di Garut.

"Kegiatan ini mendorong petani untuk mengetahui peluang ekspor, meningkatkan petani kita agar tahu info-info apa sih produk yang bisa diekspor, negara mana yang bisa menerima produk kita," kata Analisis Perkarantinaan Tumbuhan Balai Besar Karantina Tanjung Priok Kementan, Novriansyah dikutip dari Antara, Sabtu (17/9/2022).

Ia menjelaskan itu dalam bimbingan teknis bertemakan "Penguatan Akselerasi Ekspor Dalam Mendukung Gratiek" di Hotel Augusta, Garut, Sabtu.

Ia menuturkan Kabupaten Garut salah satu daerah yang mendapatkan bimbingan teknis mengedukasi petani berbagai komoditas untuk bisa melangkah lebih maju dengan merambah pasar ekspor.

Menurut dia, Kabupaten Garut memiliki potensi yang besar dengan memiliki lahan luas pertanian dan produk komoditas unggulan seperti padi, kopi, jagung, kapulaga, kunyit dan banyak lagi memiliki potensi untuk ekspor.

"Semua produk bisa dieskpor, petani-petani belum memahami untuk ekspor, inilah tugas kami di sini mengajak bapak-bapak, ibu-ibu untuk mengetahui cara ekspor," kata Novriansyah.

Dalam kegiatan itu, Novriansyah menyampaikan tentang mudahnya ekspor, dan pemerintah siap membantunya dari hulu sampai hilir termasuk cara menanam hingga produknya bisa diterima oleh pasar ekspor.

Ia menyebutkan beberapa komoditas yang cukup tinggi permintaan ekspor yakni padi organik dan kopi, khusus kopi tercatat ada 62 negara yang selalu meminta kopi dari Indonesia, khususnya Garut.

baca juga

"Kita bisa membantu ekspor, mengedukasi persyaratan-persyaratan apa yang harus dilengkapi, negara mana yang bisa menerima, kita juga edukasi cara bercocok tanam dengan baik," katanya.

Seorang petani peserta bimbingan teknis ekspor asal Kecamatan Selaawi, Wawan Sukmawan (45) mengatakan, kegiatan tersebut bagus karena membuka wawasan tentang cara ekspor.

Ia berharap komoditas pertanian yang digarapnya yakni kunyit tidak hanya memenuhi pasar lokal, tetapi bisa ekspor agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

"Sekarang saya baru memasok pasar lokal, maunya bisa ekspor, tapi kan eskpor itu jumlahnya banyak, bisa kontainer, tapi acara ini jadi gambaran tentang ekspor," katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi adanya bimbingan teknis tentang ekspor bagi petani di Garut.

Ia menyampaikan kegiatan tersebut merupakan upaya dorongan anggota DPR RI Komisi IV Ono Surono kepada Kementan sebagai mitra kerja agar mengedukasi petani di Jawa Barat, termasuk Garut untuk bisa memahami cara ekspor.

"Kami mengapresiasi kepada Pak Ono Surono Komisi IV mitra Kementerian Pertanian yang telah mengadakan bimbingan teknis di setiap kota/kabupaten termasuk Garut," katanya.

Sumber:Suarajabar.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua Banggar DPR RI: Penghapusan Daya Listrik 450 VA Demi Kesehatan APBN

Ketua Banggar DPR RI: Penghapusan Daya Listrik 450 VA Demi Kesehatan APBN

Bisnis | Senin, 19 September 2022 | 13:06 WIB

Usulan Penghapusan Listrik Orang Miskin 450 VA, Wakil Rakyat: Ini Agenda Besar Peralihan Energi

Usulan Penghapusan Listrik Orang Miskin 450 VA, Wakil Rakyat: Ini Agenda Besar Peralihan Energi

Jabar | Senin, 19 September 2022 | 09:06 WIB

Kasus Ferdy Sambo Masih Jadi Perhatian Publik, Anggota DPR RI Satu Ini Bicara Soal Keraguan

Kasus Ferdy Sambo Masih Jadi Perhatian Publik, Anggota DPR RI Satu Ini Bicara Soal Keraguan

Banten | Minggu, 18 September 2022 | 22:15 WIB

Cegah Pungli di Sekolah, Syaiful Huda Minta Pemerintah Naikan Anggaran Kemendikbud Jadi 200 Triliun

Cegah Pungli di Sekolah, Syaiful Huda Minta Pemerintah Naikan Anggaran Kemendikbud Jadi 200 Triliun

Purwasuka | Minggu, 18 September 2022 | 18:44 WIB

Terkini

Cek Feng Shui Kamar Tidur Anda, Bisa Jadi Penyebab Rezeki Seret dan Lelah Terus-menerus

Cek Feng Shui Kamar Tidur Anda, Bisa Jadi Penyebab Rezeki Seret dan Lelah Terus-menerus

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:30 WIB

Misi Pertahankan Gelar! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Misi Pertahankan Gelar! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Video | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:23 WIB

Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas

Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:10 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:05 WIB

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:00 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:34 WIB

Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain

Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain

Jogja | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:13 WIB

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:11 WIB

×