Kamaruddin Simanjuntak Alami Hambatan Saat Pertama Tangani Kasus Brigadir J

bandungbarat

Rabu, 02 November 2022 | 12:56 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Alami Hambatan Saat Pertama Tangani Kasus Brigadir J
Kuasa Hukum keluarga Brigadir J yakni Kamaruddin Simanjuntak saat ditemui di PN Jaksel (Suara.com)

SuaraBandungBarat.id- Kuasa Hukum keluarga almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yakni Kamaruddin Simanjuntak mengalami sejumlah hambatan di awal menangani kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret terdakwa Ferdy Sambo.

Hal tersebut terungkap saat tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Ema Normawati menanyakan terkait hambatan yang ditemui Komarudin Simanjuntak saat awal menangani kasus tersebut, pada sidang pemeriksaan para saksi di PN Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022) seperti dikutip dari YouTube KompasTV, Rabu (2/11/2022).

Kamaruddin menjelaskan, di awal menangani kasus tersebut dirinya mengalami sejumlah hambatan salahsatunya adalah sulitnya berkomunikasi dengan keluarga korban Brigadir J lantaran ada upaya peretasan handphone.

“Hambatan-hambatan yang kami alami atau saya alami adalah pertama komunikasi. Karena alat komunikasi keluarga dalam hal ini keluarga almarhum Brigadir Yosua Hutabarat telah diretas dan atau dikacaukan oleh seorang diduga Irjen Pol U menggunakan alat-alat yang diduga milik daripada Bareskrim Polri,” jelasnya.

Ia menambahkan, akibat upaya peretasan handphone tersebut keluarga korban tidak dapat menerima panggilan maupun menelpon keluar. Hal tersebut membuat Kamaruddin sulit berkomunikasi dengan pihak keluarga korban Brigadir J.

“Ini berdasarkan laporan intelijen yang saya investigasi. Sehingga setiap kali saya mau komunikasi dengan ayah dan ibunda termasuk kakak adik dari almarhum handphone mereka tidak bisa menerima maupun tidak bisa keluar,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menyiasati hal tersebut Kamaruddin Simanjuntak berkomunikasi dengan pihak keluarga Brigadir J menggunakan handphone orang lain dengan jarak tertentu agar komunikasi tersebut dapat berlangsung.

“Sehingga saya harus menggunakan telepon orang lain yang berjarak satu sampai dua kilometer untuk setiap kali saya meu berbicara karena itu di luar perhitungan mereka. Maka dua orang hadir di sini yang teleponnya sering saya gunakan itu telepon daripada Rohani Simanjuntak dan Sangga Sianturi  saksi sangga disamping telepon yang lainnya,” katanya.

Masih kata Kamaruddin, hambatan kedua adalah ada upaya framing dari sejumlah lima lembaga Negara terkait kasus tersebut yang menyebutkan bahwa kasus pembunuhan Brigadir J lantaran almarhum melakukan pelecehan terhadap terdakwa Putri Candrawathi.

“Hambatan kedua adalah bahwa yang diframing oleh  lima lembaga negara waktu itu adalah almarhum meninggal dunia karena diduga melakukan pelecehan dan atau pemerkosaan kepada terdakwa Putri Candrawathi,” katanya.

Hal tersebut berdampak pada asumsi masyarakat yang menilai bahwa Brigadir J dibunuh lantaran sudah melakukan tindakan kejahatan berupa pelecehan seksual terhadap terdakwa Putri Candrawathi.

“Sehingga rillis itu telah diterima masyarakat bahwa almarhum ini adalah dalam tanda petik pelaku kejahatan sehingga ketika saya membuat argumentasi yang berbeda saya itu dituduh penyebar hoaks atau menyimpang daripada pemahaman masyarakat pada umumnya waktu itu,” katanya.

“Karena ada lima lembaga yang secara terang-terangan melawan saya yaitu lembaga kepolisian,lembaga Kompolnas, lembaga Komnasham, LPSK maupun komisi-komisi ataupun LSM-LSM perempuan. Sehingga ketika kita membawa warna baru, mereka semua sangat bencinya,” imbuhnya. (*)

Sumber: YouTube KompasTV

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasrah di Depan Keluarga Yosua, Kuat Maruf: Demi Allah Saya Tak Ada Niat Lakukan Pembunuhan Berencana

Pasrah di Depan Keluarga Yosua, Kuat Maruf: Demi Allah Saya Tak Ada Niat Lakukan Pembunuhan Berencana

News | Rabu, 02 November 2022 | 12:50 WIB

Minta Maaf ke Keluarga Yosua, Ricky Rizal Bongkar Skenario Licik Ferdy Sambo: Itu Disampaikan Pak FS di Ruang Provost

Minta Maaf ke Keluarga Yosua, Ricky Rizal Bongkar Skenario Licik Ferdy Sambo: Itu Disampaikan Pak FS di Ruang Provost

News | Rabu, 02 November 2022 | 12:42 WIB

Kamarudin: Tidak Pantas Daden Menjadi Anggota Polri, Pecat Dia

Kamarudin: Tidak Pantas Daden Menjadi Anggota Polri, Pecat Dia

| Rabu, 02 November 2022 | 12:38 WIB

Terkini

Film Perdana dari Manga Chiikawa Ungkap Trailer Baru dan Pemeran Tambahan

Film Perdana dari Manga Chiikawa Ungkap Trailer Baru dan Pemeran Tambahan

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:10 WIB

Update Harga HP Samsung Galaxy A Series, Spesifikasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Update Harga HP Samsung Galaxy A Series, Spesifikasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:07 WIB

Jadi Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Nanik S Deyang versi LHKPN?

Jadi Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Nanik S Deyang versi LHKPN?

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:07 WIB

2 Orang Terkena Peluru Nyasar di Kampus UNP, Diduga dari Latihan TNI

2 Orang Terkena Peluru Nyasar di Kampus UNP, Diduga dari Latihan TNI

Sumbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:06 WIB

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:06 WIB

Parfum Sandalwood Wanginya Seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Parfum Sandalwood Wanginya Seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:05 WIB

Karhutla di Kandis dan Sokoi Membaik, Kondisi Rantau Bais Cukup Berat

Karhutla di Kandis dan Sokoi Membaik, Kondisi Rantau Bais Cukup Berat

Riau | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Drama Code Blue, Perjuangan Dokter Muda dalam Menyelamatkan Nyawa

Drama Code Blue, Perjuangan Dokter Muda dalam Menyelamatkan Nyawa

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:00 WIB

Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?

Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:00 WIB