Datang Sendiri Ke Bareskrim Polri, Kevin Aprilio Tidak Tahu Bahwa Net89 Ilegal

bandungbarat | Suara.com

Jum'at, 04 November 2022 | 15:40 WIB
Datang Sendiri Ke Bareskrim Polri, Kevin Aprilio Tidak Tahu Bahwa Net89 Ilegal
kevin aprilio terseret kasus Net89

SuaraBandungBarat.id – Kasus robot trading ilegal yang diduga merugikan masyarakat yakni Net89 menyeret beberapa tokoh papan atas. Nama – nama terkenal seperti Atta Halilintar, Taqy Malik, Mario Teguh, Adri Nidji, dan Kevin Aprilio ikut dilaporkan.

Sebanyak 230 korban robot trading Net89 melaporkan kerugian yang mereka alami selama ini ke Bareskrim Polri. Jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp 3 triliun yang membuat publik heboh. Tak heran jika beberapa tokoh artis yang kerap mempromosikan Net89 ikut terkena masalah.

Atta Halilintar misalnya, ia mendapatkan Rp 2,2 miliar dari melelang headband alias ikat kepala yang sering ia gunakan. Reza Paten selaku bos Net89 memenangkan lelang tersebut dan memberikan uangnya kepada Atta. Hal ini menyebabkan Atta ikut terseret kasus Net89.

Kevil Aprilio yang namanya ikut terseret bahkan mendatangi langsung Bareskrim Polri agar bisa memberikan keterangan lebih dahulu sebelum dipanggil oleh penyidik untuk diperiksa. Pengacara Kevin yakni Minola Sebayang buka suara pada Kamis (3/11/2022).

"Kevin inisiatif sendiri, berkomunikasi langsung. Karena baginya, memberikan keterangan lebih cepat, lebih baik", ungkap Minola di Bareskrim Polri.

Nama Kevin yang terseret ternyata karena mengikuti ajakan temannya dan ia hanya memberikan testimoninya seputar pengalaman di dunia bisnis trading. Bahkan ia mengaku tidak pernah mempromosikan robot trading ini, ia hanya memberikan testimoni saat diminta saja.

"Diajak temannya, deposit seperti orang-orang juga. Setelah itu ada zoom meeting dan di akhir meminta Kevin memberikan testimoni", jelas pengacara Minola.

Menurut pemain piano kondang ini, testimoni yang ia berikan bukanlah promosi karena tujuannya saat itu bukan untuk mengiklankan namun hanya sebatas testimoni biasa.

"Saya pikir testimoni wajar, karena berdasarkan pengalaman yang saya tahu. Videonya juga bukan seperti iklan proper, gambarnya biasa banget, seperti zoom meeting ala kadarnya", jelas Kevin.

Bahkan Kevin sendiri ikut ke dalam bisnis ini karena pihak Net89 mengaku legal dalam menjalankan bisnis tersebut, namun ternyata saat berbincang dengan penyidik ia baru tahu bahwa berkas legal yang terdaftar belum lengkap. (*)

Sumber: Suara.com


 
 
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setoran Cuan Dari Tambang Ilegal Diduga Masih Terjadi

Setoran Cuan Dari Tambang Ilegal Diduga Masih Terjadi

| Jum'at, 04 November 2022 | 10:31 WIB

Bantah Promosi hingga Kantongi Duit, Kevin Aprilio Ngaku Korban Kasus Robot Trading

Bantah Promosi hingga Kantongi Duit, Kevin Aprilio Ngaku Korban Kasus Robot Trading

Entertainment | Jum'at, 04 November 2022 | 10:07 WIB

Terseret Kasus Robot Trading, Kevin Aprilio Inisiatif Datangi Bareskrim

Terseret Kasus Robot Trading, Kevin Aprilio Inisiatif Datangi Bareskrim

Entertainment | Jum'at, 04 November 2022 | 09:22 WIB

Cegah Peredaran Barang Ilegal, Bea Cukai Gelar Pemusnahan di Dua Wilayah

Cegah Peredaran Barang Ilegal, Bea Cukai Gelar Pemusnahan di Dua Wilayah

Press Release | Kamis, 03 November 2022 | 21:03 WIB

Terkini

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Kalbar | Jum'at, 17 April 2026 | 23:05 WIB

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 23:01 WIB

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 22:58 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB