SUARABANDUNGBARAT - Teks Khutbah Jumat: Dahsyatnya Pahala Puasa 9 dan 10 Muharram.
Pembukaan Khutbah
.
Isi Khutbah
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Pada hari ini, kita telah memasuki bulan Muharram, yang merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah.
Bulan Muharram adalah bulan yang mulia dan diberkahi oleh Allah SWT. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah SWT:
(QS. At-Taubah: 36)
Ayat ini menunjukkan bahwa bulan-bulan dalam kalender Islam berjumlah 12 bulan, dan empat bulan di antaranya adalah bulan haram, yaitu Muharram, Rajab, Dzulqaidah, dan Dzulhijjah.
Bulan-bulan haram adalah bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT dan diharamkan untuk melakukan peperangan di dalamnya.
Bulan Muharram juga memiliki banyak keutamaan yang lainnya, di antaranya:
-Bulan Muharram adalah bulan yang di dalamnya terjadi peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Hijrah Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa besar yang menandai awal mula berdirinya Negara Islam Madinah.
-Bulan Muharram adalah bulan yang di dalamnya terjadi peristiwa perang Badar, yang merupakan kemenangan pertama umat Islam dalam melawan kaum kafir Quraisy.
-Bulan Muharram adalah bulan yang di dalamnya dianjurkan untuk melakukan puasa Asyura, yaitu puasa pada hari kesepuluh bulan Muharram. Puasa Asyura adalah puasa yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan ia bersabda:
(HR. Muslim)
Puasa Asyura adalah puasa yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW karena memiliki banyak keutamaan. Di antaranya, puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu. Selain itu, puasa Asyura juga dapat menyehatkan badan, menguatkan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, marilah kita semua berpuasa Asyura pada hari 10 Muharram. Semoga dengan berpuasa Asyura, kita dapat mendapatkan ampunan dari Allah SWT dan hidup kita menjadi lebih baik.
Penutup Khutbah
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Semoga khutbah Jumat ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Marilah kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan cara menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya