SUARA BANDUNG BARAT- Kasus kebakaran di Kabupaten Bandung Barat mengalami peningkatan. Terlebih saat ini musim kemarau tengah mendera wilayah Indonesia termasuk Bandung Barat.
Berdasarkan data Damkar KBB menyebut, selama satu bulan terakhir (Juli 2023) tercatat sebanyak 24 kejadian terjadi baik kebakaran bangunan maupun alang-alang.
Pemicu kebakaran yang kerap terjadi di Kabupaten Bandung Barat akibat dari arus pendek listrik, kompor (gas) maupun puntung rokok yang dibuang di alang-alang dan lain-lain.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) KBB, Siti Aminah menjelaskan, pihaknya tetap siaga 24 jam untuk menangani kebakaran yang terjadi di wilayahnya.
"Sekarang banyak juga kebakaran alang-alang. Tapi kalau tidak ditangani bisa merembet ke rumah," katanya saat dihubungi, Selasa (1/8/2023).
Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya terus menyiagakan 10 kendaraan operasional yang terdiri dari tujuh kendaraan fire truck dan tiga water supply.
"Saya mengimbau masyarakat untuk hati-hati dengan semua yang bisa menimbulkan api. Seperti membuang puntung roko dan yang lainnya termasuk instalasi listrik," katanya.
"Selain itu saya juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dan mengecek kondisi rumah ketika akan ditinggalkan. Kompor harus dipastikan sudah dimatikan," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya pun bersiaga 24 jam tidak hanya dari kebakaran saja namun tindakan penyelamatan maupun evakuasi hewan berbahaya juga dilakukan.
Baca Juga: Affiliate e-Commerce Bikin Netizen Resah, Kerap 'Numpang Jualan' di Unggahan Viral
"Kita 24 jam, Damkar bukan hanya masalah kebakaran yah tapi juga penyelematan," katanya.
Ia menegaskan, hampir setiap hari pihaknya pun menerima laporan evakuasi hewan berbahaya dan penanganan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
"Kalau sarang tawon tetep ada setiap hari. Terus ular, anjing liar lalu penanganan cincin yang engga bisa keluar dari jari.Hampir memang setiap hari selalu ada," katanya. (*)