Harga beras masih tinggi. Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Orang nomor satu di Indonesia itu sempat meninjau aktivitas perdagangan serta memeriksa harga komoditas di Pasar Sentul, Yogyakarta belum lama ini.
“Hanya satu mungkin beras yang mungkin memang naik, tetapi saya (akan) melihat nanti di bulan Februari karena kita mulai panen (beras),” ucapnya, dikutip Senin (09/01/2023).
Di kunjungannya itu, ia mendapatkan pemaparan dari salah seorang pedagang. Di mana katanya, harga beras memang masih naik.
“Malah naik (harga beras), belum turun malah naik, naik terus, tiap naik Rp 200 , Rp 500 ,” jelas Oka, pedagang di Pasar Sentul.
Dari apa yang Jokowi pantau, harga kebutuhan pokok di pasar tersebut cenderung stabil. Namun, ia berharap stabilitas harga bahan pokok bisa terjadi di pasar lainnya di Indonesia.
“Kita harapkan itu (stabilitas). Kan baru aja kan (pencabutan kebijakan PPKM), baru seminggu dua minggu, saya kira efeknya akan kelihatan nanti di bulan Februari,” kata mantan Gubeneru DKI Jakarta itu.
Ia berharap, kebijakan PPKM yang sudah dicabut pemerintah bisa beriringan dengan maraknya aktivitas perdagangan.
“Kita harapkan stabilitas seperti ini tidak hanya terjadi di Yogya saja tetapi juga di pasar-pasar di provinsi yang lain,” ucapnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.