Menko Polhukam Mahfud MD mengutarakan keyakinannya kalau Anies Baswedan tidak akan menjadi presiden selanjutnya.
Mahfud MD mengungkapkan pendapatnya, setelah melihat partai pendukung dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
“Denny (Indrayana) tanya peluang Anies jadi presiden, saya bilang kalau dukungan partai lain selain yang 3 itu susah, karena partai lain sudah punya sikap,” ujar Mahfud MD, dilansir dari saluran YouTube Kick Andy, Rabu 22 Februari 2023.
"Enggak mungkin (jadi presiden)” sambungnya.
Selain itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini secara terang-terangan berujar bahwa dirinya tidak akan mendukung Anies Baswedan pada Pilpres nanti.
“Saya enggak dukung Anies. Jelas. Ada alternatif? Tentu saya menyebut preferensi saya si A oke,” paparnya.
“Tapi saya enggak bilang dukung karena saya Menko Polhukam,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mahfud MD turut menyinggung rumor terkait pemerintah yang sedang berupaya untuk mempersulit langkah Anies Baswedan di Pilpres 2024 kelak.
“Saya jamin enggak ada. Kalau ada oknum di dalam bahkan ketua partai oleh anak buah itu banyak, oknum banyak, tapi kalau partai resminya enggak ada,” katanya.
Baca Juga: Perubahan Peringkat Pebulutangkis Indonesia di Minggu Ketiga Februari 2023
Kemudian, Mahfud MD menyoroti soal rekam jejak Anies Baswedan selama berkiprah sebagai pejabat pemerintahan.
“Sudah terbuka kasus itu bahkan setiap mau pemilu selalu muncul kasus itu,” tuturnya.
Survei Nasdem Meningkat
Disisi lain, dalam survei yang diadakan oleh Litbang Kompas, elektabilitas Partai Nasional Demokrat alias Partai NasDem melambung tinggi.
Mendengar hal tersebut, Ahmad Ali selaku Waketum Partai NasDem tidak memusingkan hasil survei yang diselenggarakan oleh suatu lembaga.
Ia menegaskan bagi pihaknya saat ini yang paling penting adalah mendampingi Anies Baswedan agar dapat menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya.