Brimob Gadungan Ikut Penangkapan di Kota Makassar, Punya Peluru Aktif

Suara Bestie

Senin, 27 Februari 2023 | 10:40 WIB
Brimob Gadungan Ikut Penangkapan di Kota Makassar, Punya Peluru Aktif
Ilustrasi razia oleh polisi (ni)

Sering ikut penangkapan oleh polisi di Kota Makassar, terungkap Haerul (30 tahun) ternyata brimob gadungan.

Haerul adalah warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mengaku sebagai intel dari Brimob Polda Sulawesi Selatan. Aksinya sudah dilakukan sejak tahun 2018. 

Haerul berhasil mengelabui petugas di Polsek Tamalate Kota Makassar, saat pengamanan atau penggerebekan dilakukan. Haerul berpura-pura jadi intel dari Brimob. 

"Jadi dia mengaku dari Brimob Pabaeng-baeng. Anggota di Polsek mana tahu kalau ini (polisi) gadungan. Sesama kita polisi saja banyak yang tidak saling kenal," ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, Senin, 27 Februari 2023.

Anggota polisi di Polsek pun percaya. Bahkan petugas yang pangkatnya lebih rendah sangat segan dengan pelaku. 

"Karena kan dia meyakinkan sekali bilang dari Brimob berpangkat Briptu jadi anggota di sana segan," kata Lando.

Lando mengaku polisi belum menerima laporan kasus pidana penipuan yang dilakukan pelaku. Petugas saat ini fokus memproses peluru aktif milik Haerul. 

"Pelurunya dibeli online. Itu juga yang meyakinkan anggota di Polsek selama ini bahwa betul polisi ," ujar Lando. 

Sementara, istri Haerul, MA akhirnya angkat bicara ke publik. Ia mengaku pemberitaan di media sudah terlalu liar. 

baca juga

MA mengatakan awal mula kasus ini terungkap saat hendak mengecek jumlah gaji suaminya di Polda Sulsel. Namun saat ditelusuri di data base, tak ada nama Haerul sesuai dengan foto pelaku. 
 
"Saya ke Polda hanya mau tahu gajinya berapa. Pas dicek tidak ada di data base," ujar MA. 

Petugas di Polda Sulsel lalu mengarahkan MA ke Mako Brimob KS Tubun. Sesampai di sana, anggota polisi bernama Haerul juga tidak terdaftar.  

"Saya ke sana bilang kita kenal ini, katanya di sini suamiku kerja. Ada petugas bilang dicek dulu. Pas diperiksa (KTA), dia bilang tidak ada di sini. Tapi saat itu mereka sudah foto-foto itu KTA," ungkapnya. 

MA juga mengatakan tidak pernah melaporkan suaminya karena merasa ditipu selama menikah. Polisi sendiri yang melakukan penangkapan terhadap Haerul. 

"Saya tidak mau laporkan suamiku, hanya mau cek gaji. Saya tidak melaporkan kalau ditipu, jadi hanya mau cek saja tempat kerja dan gajinya," ungkapnya. 

Ia mengaku mengambil KTA suaminya secara diam-diam di dompet. Selama 
menikah, ia juga tidak pernah curiga. 

"Karena kalau malam saya tanya mau kemana, dia bilang mau setor muka ke Polda. Jadi saya yakin dia polisi," bebernya. 

Modus Penipuan Dibongkar Istri

Haerul (30), pria di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ditangkap karena mengaku sebagai anggota polisi. Kedoknya dibongkar oleh istri sendiri, MA.

Pengakuan brimob gadungan itu terbongkar setelah pelaku tidak pulang dua pekan ke rumah. Ia ternyata menikah lagi dan ingin menyematkan status ibu bhayangkari ke istri keduanya.

MA pun merasa keberatan dan melapor ke Polda Sulsel. Ia mengambil Kartu Tanda Anggota (KTA) suaminya diam-diam dan membawanya ke Polda. Dari situ ketahuan bahwa Haerul ternyata bukan anggota polisi.

MA tidak menaruh rasa curiga. Walau sebenarnya ia sadar selama ini tidak dilibatkan pada acara Bhayangkari, sama seperti istri polisi pada umumnya.

Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, pelaku sudah menipu istrinya selama delapan tahun. Ia mengaku berpangkat Briptu. 

Motifnya karena ingin diakui di kampungnya. Kata Heru, pelaku merasa dikagumi jika menjadi anggota polisi. 

"Kartu tanda anggota miliknya palsu. Itu dia palsukan dengan cara discan sebaik mungkin, dilaminating sehingga mengkilat," kata Heru, Minggu, 26 Februari 2023. 

Dengan KTA itu, pelaku meminta rekomendasi kepala dusun di kampung istrinya untuk membuat KTP. Sehingga, pekerjaan di kolom KTP milik pelaku tertulis polisi. 

"Dia juga bikin SIM A dan SIM C dengan pekerjaan anggota Polri," kata Heru. 

Sejauh ini belum ada laporan tindak pidana penipuan mengatasnamakan Brimob yang dilakukan oleh pelaku. Namun, Heru mengaku pihaknya akan melakukan penyelidikan secara langsung.

Haerul ditangkap oleh Intelmob Pabaeng-baeng pada Kamis, 23 Februari 2023. Polisi memastikan bahwa yang bersangkutan bukan anggota Polri.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando, sebelumnya, mengatakan Haerul mengaku sebagai anggota Brimob. Tujuannya agar disenangi dan ditakuti di keluarga istrinya.

"Dilaporkan langsung oleh istrinya karena curiga. Dia (pelaku) mengaku-ngaku anggota Brimob," ujar Lando.

Haerul bahkan membuat Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri yang mirip dengan aslinya. KTP dan SIM miliknya juga tertulis sebagai anggota Polri untuk meyakinkan istrinya.

"Dia mau bikin takut-takut keluarganya. Ia butuh pengakuan sehingga menyamar jadi anggota Polri (gadungan)," beber Lando.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brimob Gadungan di Sulsel, Lima Tahun Tipu Istri Baru Ketahuan Karena Curiga

Brimob Gadungan di Sulsel, Lima Tahun Tipu Istri Baru Ketahuan Karena Curiga

Sulsel | Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:59 WIB

Buntut Panjang dari Aksi Kegaduhan Anggota Brimob saat Sidang Tragedi Kanjuruhan

Buntut Panjang dari Aksi Kegaduhan Anggota Brimob saat Sidang Tragedi Kanjuruhan

Video | Selasa, 21 Februari 2023 | 13:00 WIB

Dilaporkan Warga, Bripka Madih Klaim Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Brimob: Sampai Mandi Darah

Dilaporkan Warga, Bripka Madih Klaim Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Brimob: Sampai Mandi Darah

Bekaci | Selasa, 21 Februari 2023 | 13:36 WIB

Terkini

Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik

Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:08 WIB

2 Cushion Make Over dengan 25 Shades, Pilih Hydrastay atau Powerstay?

2 Cushion Make Over dengan 25 Shades, Pilih Hydrastay atau Powerstay?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:05 WIB

5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama

5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kementerian ESDM Raih Opini WTP, BPK Catat Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Kementerian ESDM Raih Opini WTP, BPK Catat Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Apa? Ini Penjelasannya Lengkap dengan Review Pembeli

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Apa? Ini Penjelasannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru

Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!

Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:30 WIB

3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna

3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik

Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:21 WIB

×