SBY: Digaji di Bawah Rp2 Juta, Buruh Harusnya Jangan "Dipajakin"

Doddy Rosadi

Selasa, 08 April 2014 | 12:20 WIB
SBY: Digaji di Bawah Rp2 Juta, Buruh Harusnya Jangan "Dipajakin"
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Wapres Boediono (kanan). (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menegaskan bahwa era upah buruh murah sudah berlalu. Untuk itu, Presiden menyarankan perusahaan agar sebaiknya membicarakan dengan serikat pekerja mengenai upah kerja yang layak, dengan tujuan keduanya mendapatkan manfaat.

“Tentunya, kenaikan upah itu sesuai dengan kemampuan perusahaan,” ujar SBY, seperti dilansir dari laman Setkab.go.id, Selasa (8/4/2014).

Saat meresmikan Rumah Sakit Umum Pekerta atau Buruh yang berlokasi di Jl. Jawa Blog F, PT KBN (Persero) Kawasan KBN Cakung, Jakarta Utara,  Selasa (8/4/2014), Presiden SBY juga menyinggung mengenai masalah pajak bagi para pekerja, mulai yang berpenghasilan Rp. 1,3 juta.

“Saya berpendapat itu tidak adil karena terlalu rendah. Oleh karena itu, para pekerja yang penghasilannya masih di bawah Rp 2 juta, kita bebaskan dari kewajiban pajak," paparnya.

Adapun menyangkut jaminan kesehatan, Presiden SBY mengatakan pemerintah sudah melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas) selama empat bulan, dan telah berjalan dengan baik.

"Harapan para dokter dan para medis juga saya dengar, dan akan kita sempurnakan, termasuk peningkatan intensif mengingat beban kerja yang meningkat dengan adanya sistem baru ini," ujarnya.

Pemerintah, kata Presiden, terus memperhatikan kesejahteraan pekerja. Tahun depan, Pemerintah akan mulai memberlakukan BPJS Ketenagakerjaan, yang mencakup jaminan kecelakaan kerja,  jaminan pensiun, dan jaminan kematian.

Presiden menekankan pentingnya faktor pekerja dalam pembangunan ekonomi nasional, Untuk itu, Presiden mengimbau kepada BUMN untuk menggunakan CSR nya bagi peningkatan kesejahteraan pekerja.

Peresmian Rumah Sakit Umum Pekerja itu dihadiri oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Menkeu Chatib Basri, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menkes Nafsiah Mboi, Gubernur DKI Joko Widodo, Ketua DPR RI Marzuki Alie, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, dan Direktur Utama PT KBN (Persero) Sattar Taba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Tanggapi Ketakutan Bila Jokowi Gampang Didikte Setelah Jadi Presiden

SBY Tanggapi Ketakutan Bila Jokowi Gampang Didikte Setelah Jadi Presiden

News | Minggu, 06 April 2014 | 11:09 WIB

Istana: Nilai Tukar Petani Tak Pernah Turun Selama Pemerintahan SBY

Istana: Nilai Tukar Petani Tak Pernah Turun Selama Pemerintahan SBY

Bisnis | Sabtu, 05 April 2014 | 12:37 WIB

Terkini

Anak Krakatau Masih Siaga, Suplai Magma dari Kedalaman Meningkat

Anak Krakatau Masih Siaga, Suplai Magma dari Kedalaman Meningkat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:42 WIB

Spesial Nasabah BRI! Nikmati Diskon Perawatan di Befabs Clinic hingga Akhir Tahun

Spesial Nasabah BRI! Nikmati Diskon Perawatan di Befabs Clinic hingga Akhir Tahun

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Pelampung yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1, 5 Jurnalis Masih Dicari

Pelampung yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1, 5 Jurnalis Masih Dicari

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:38 WIB

Bikin Siswa Makin Bodoh, Denmark Larang HP di Sekolah

Bikin Siswa Makin Bodoh, Denmark Larang HP di Sekolah

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:37 WIB

Ngopi di Excelso Dapat Cashback Rp50.000 dari BRI, Begini Caranya!

Ngopi di Excelso Dapat Cashback Rp50.000 dari BRI, Begini Caranya!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 16:33 WIB

Gus Ipul Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos

Gus Ipul Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:32 WIB

59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua

59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:32 WIB

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 16:30 WIB

×