Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Penjualan Bank Mutiara Terganjal Kasus Hukum Century

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 09 Mei 2014 | 11:13 WIB
Penjualan Bank Mutiara Terganjal Kasus Hukum Century
Ilustrasi: Karyawan Bank Mutiara menghitung uang nasabah, di Jakarta. (Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Calon investor diprediksi akan menunggu kasus hukum Bank Century selesai sebelum memutuskan untuk membeli Bank Mutiara. Bank Mutiara adalah nama baru Bank Century setelah diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pengamat ekonomi Yanuar Rizki mengatakan, kalau Bank Mutiara dijual ketika kasus hukum masih berjalan maka mereka pasti akan meminta harga murah. Karena itu, dia berharap kasus hukum yang mendera Bank Century bisa cepat selesai.

“Kasus hukum Bank Century ini kalau menurut saya sudah terlalu lama. LPS sudah dua tahun berusaha untuk menjual Bank Century dengan harga Rp6,7 triliun sesuai dengan dana bailout yang diberikan pemerintah tetapi gagal. Tahun ini, Bank Mutiara harus dijual dengan harga berapa pun. Karena itu, investor kemungkinan baru akan bersedia membelia Bank Mutiara ketika kasus hukum Bank Century sudah tuntas,” kata Yanuar kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (9/5/2014).

Bank Century menerima dana talangan sebesar Rp6,7 triliun dari LPS pada 2008. Dana itu diberikan untuk menyelamatkan bank tersebut dari kolaps dan mencegah terjadinya penarikan dana besar-besaran oleh nasabah alias rush apabila bank tersebut ditutup. Pemberian dana talangan untuk Bank Century dinilai telah menimbulkan kerugian kepada negara.

Kasus dana “bailout” Bank Century ini sudah menyeret mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya sebagai terdakwa. Sejumlah pihak yang terlibat dalam keputusan untuk memberikan dana talangan kepada Bank Century sudah dipanggil menjadi saksi di Pengadilan Tipikor. Mulai dari mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Wakil Presiden Boediono hingga mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono.

Sejak diambil alih oleh Lembaga Penjaminan Simpanan, nama Bank Century diganti menjadi Bank Mutiara. Sesuai dengan UU, LPS wajib menjual Bank Mutiara sebesar Rp6,7 triliun atau sama dengan jumlah dana talangan yang diberikan.

Batas waktu untuk menjual Bank Mutiara dengan harga Rp6,7 triliun paling lambat akhir 2013. Tahun ini, LPS boleh menjual Bank Mutiara sesuai dengan harga pasar. Akhir bulan lalu, sudah ada 11 investor yang mengajukan diri untuk menjadi calon pembeli Bank Mutiara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Bailout Bank Century Melonjak, Ini Penjelasan Boediono

Dana Bailout Bank Century Melonjak, Ini Penjelasan Boediono

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:46 WIB

Akhirnya Boediono Bersaksi

Akhirnya Boediono Bersaksi

Foto | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:25 WIB

Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997

Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:10 WIB

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:40 WIB

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:08 WIB

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 08:27 WIB

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 06:00 WIB

Terkini

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:59 WIB

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB