Penjualan Bank Mutiara Terganjal Kasus Hukum Century

Doddy Rosadi

Jum'at, 09 Mei 2014 | 11:13 WIB
Penjualan Bank Mutiara Terganjal Kasus Hukum Century
Ilustrasi: Karyawan Bank Mutiara menghitung uang nasabah, di Jakarta. (Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Calon investor diprediksi akan menunggu kasus hukum Bank Century selesai sebelum memutuskan untuk membeli Bank Mutiara. Bank Mutiara adalah nama baru Bank Century setelah diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pengamat ekonomi Yanuar Rizki mengatakan, kalau Bank Mutiara dijual ketika kasus hukum masih berjalan maka mereka pasti akan meminta harga murah. Karena itu, dia berharap kasus hukum yang mendera Bank Century bisa cepat selesai.

“Kasus hukum Bank Century ini kalau menurut saya sudah terlalu lama. LPS sudah dua tahun berusaha untuk menjual Bank Century dengan harga Rp6,7 triliun sesuai dengan dana bailout yang diberikan pemerintah tetapi gagal. Tahun ini, Bank Mutiara harus dijual dengan harga berapa pun. Karena itu, investor kemungkinan baru akan bersedia membelia Bank Mutiara ketika kasus hukum Bank Century sudah tuntas,” kata Yanuar kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (9/5/2014).

Bank Century menerima dana talangan sebesar Rp6,7 triliun dari LPS pada 2008. Dana itu diberikan untuk menyelamatkan bank tersebut dari kolaps dan mencegah terjadinya penarikan dana besar-besaran oleh nasabah alias rush apabila bank tersebut ditutup. Pemberian dana talangan untuk Bank Century dinilai telah menimbulkan kerugian kepada negara.

Kasus dana “bailout” Bank Century ini sudah menyeret mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya sebagai terdakwa. Sejumlah pihak yang terlibat dalam keputusan untuk memberikan dana talangan kepada Bank Century sudah dipanggil menjadi saksi di Pengadilan Tipikor. Mulai dari mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Wakil Presiden Boediono hingga mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono.

Sejak diambil alih oleh Lembaga Penjaminan Simpanan, nama Bank Century diganti menjadi Bank Mutiara. Sesuai dengan UU, LPS wajib menjual Bank Mutiara sebesar Rp6,7 triliun atau sama dengan jumlah dana talangan yang diberikan.

Batas waktu untuk menjual Bank Mutiara dengan harga Rp6,7 triliun paling lambat akhir 2013. Tahun ini, LPS boleh menjual Bank Mutiara sesuai dengan harga pasar. Akhir bulan lalu, sudah ada 11 investor yang mengajukan diri untuk menjadi calon pembeli Bank Mutiara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Bailout Bank Century Melonjak, Ini Penjelasan Boediono

Dana Bailout Bank Century Melonjak, Ini Penjelasan Boediono

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:46 WIB

Akhirnya Boediono Bersaksi

Akhirnya Boediono Bersaksi

Foto | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:25 WIB

Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997

Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:10 WIB

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:40 WIB

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:08 WIB

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 08:27 WIB

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 06:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×