Pekan Depan, Calon Pembeli Bank Mutiara Ajukan Penawaran Harga

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 29 Mei 2014 | 11:34 WIB
Pekan Depan, Calon Pembeli Bank Mutiara Ajukan Penawaran Harga
Ilustrasi: Nasabah menarik uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mutiara di Jakarta. (Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Mulai pekan depan, calon pembeli Bank Mutiara akan mengajukan penawaran harga awal kepada Lembaga Penjamin Simpanan Samsu Adi Nugroho mengatakan, LPS memberi waktu selama empat hari kepada calon pembeli mulai tanggal 2 Juni hingga 5 Juni.

Setelah itu, LPS akan mengevaluasi penawaran yang masuk tersebut sebelum meloloskan calon pembeli untuk mengikuti uji tuntas (due diligence).

“Dalam penawaran awal itu ada kemungkinan harganya sama, kami aka menyeleksinya dengan skim yang ditawarkan. Kemungkinan ada yang menawarkan harga sama tetapi skimnya berbeda. Nah, kalau sudah selesai proses evaluasi maka LPS akan meloloskan calon pembeli untuk ikut due diligence,” kata Samsu kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (29/5/2014).

Samsu menambahkan, LPS tidak akan memberikan prioritas utama kepada calon pembeli dari dalam negeri dalam penentuan pemenang. Kata dia, calon pembeli dari luar dan juga dalam negeri mempunyai kan yang sama untuk menjadi pemilik Bank Mutiara.

“LPS tidak ada preferensi khusus dalam menentukan pemenang. Nama pemenang akan ditentukan setelah calon pembeli melakukan uji kepatutan dan kelayakan oleh OJK. Sebelum fit and proper test itu, LPS akan memberikan masukan kepada OJK terkait calon pembeli yang sudah lolos itu,” kata Samsu.

11 calon investor sudah menyerahkan dokumen kepada Lembaga Penjamin Simpanan terkait rencana pembelian Bank Mutiara. Dari 11 investor tersebut, empat calon investor lokal dan tujuh investor asing.

Sesuai UU tentang LPS, Bank Mutiara harus terjual tahun ini. Penjualan sudah dilakukan sejak 2011, tiga tahun sejak penanaman modal sementara (PMS) oleh LPS pada November 2008. Penjualan pada 2011 hingga 2013 gagal. Penyebabnya antara lain calon investor tidak memenuhi syarat. Hingga akhir 2013, Bank Mutiara harus terjual dengan harga minimal Rp6,7 Triliun sebesar Penanaman Modal Sementara oleh LPS.

Tahun ini, harga jual minimalnya tidak harus sebesar PMS oleh LPS. Sebagai pemilik Bank Mutiara, LPS juga telah menambah modal Rp1,2 Triliun pada 23 Desember 2013. Dengan demikian, total PMS oleh LPS pada Bank Mutiara mencapai Rp7,9 Triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lembaga Keuangan, Calon Pembeli Terbanyak Bank Mutiara

Lembaga Keuangan, Calon Pembeli Terbanyak Bank Mutiara

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2014 | 14:00 WIB

Kalau Dijual Sekarang, Harga Bank Mutiara Cuma Rp1,4 Triliun

Kalau Dijual Sekarang, Harga Bank Mutiara Cuma Rp1,4 Triliun

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 12:15 WIB

Penjualan Bank Mutiara Terganjal Kasus Hukum Century

Penjualan Bank Mutiara Terganjal Kasus Hukum Century

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 11:13 WIB

LPS: 11 Calon Investor Serahkan Dokumen Pembelian Bank Mutiara

LPS: 11 Calon Investor Serahkan Dokumen Pembelian Bank Mutiara

Bisnis | Kamis, 01 Mei 2014 | 12:41 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB