Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Akhirnya, Ada Kereta Api di Sulawesi

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2014 | 19:46 WIB
Akhirnya, Ada Kereta Api di Sulawesi
Ilustrasi: Kereta api. (Antara/Siswowidodo)

Suara.com - Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) melakukan groundbreaking proyek Kereta Api (KA) Makassar–Parepare senilai Rp 6,4 triliun. Proyek ini merupakan Jalan KA Trans Sulawesi Tahap I sepanjang 144 km. Juga merupakan bagian awal dari pengembangan Perkeretaapian Trans Sulawesi yang ditargetkan sepanjang 2.000 km, dari Makassar ke Manado.

Proyek itu juga menjadi upaya nyata percepatan dan perluasan pembangunan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia, khususnya pembangunan infrastruktur perekeretaapian.

Hal itu dikatakan oleh Menko Perekonomian Chairul Tanjung saat melakukan groundbreaking proyek KA Makassar–Parepare, di Barru, Sulawesi Selatan, Selasa (12/8/2014).

“Groundbreaking proyek KA Makassar–Parepare ini, merupakan langkah bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena dilakukan di luar wilayah Jawa dan Sumatera” ujar Chairul Tanjung, dalam siaran pers yagn diterima suara.com, Selasa (12/8/2014).

Selain itu, kata Chairul, KP3EI terus berupaya keras agar rencana groundbreaking dan peresmian atas proyek-proyek MP3EI terealisasi. Karena itu, KP3EI mengharapkan dapat menyumbang realisasi serempak investasi sebesar Rp 443,5 triliun periode triwulan III dan triwulan IV-2014.

“Mencermati kesungguhan dan ketetapan hati dari mereka yang hadir disini hari ini, saya yakin, kontribusi KE Sulawesi akan meningkat secara eksponensial terhadap perekonomian nasional. Demikian pula kesejahteraan masyarakat yang kita acu dengan angka 16.000 dolar Amerika di tahun 2025, bukan mustahil kita raih. Kita tidak boleh tumbuh linear. Status sebagai bangsa maju harus kita raih, dengan determinasi, langkah-langkah pasti dan dengan manfaat eksponensial,” tegas Chairul.

Chairul menjelaskan, langkah yang dimulai di Sulawesi Selatan pada Koridor Ekonomi (KE) Sulawesi ini, merupakan bagian integral dari keseluruhan mozaik KE Indonesia. Tema KE Sulawesi adalah sebagai “Pusat Produksi dan Pengolahan Hasil Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Migas, dan Pertambangan Nasional” dengan fokus pengembangan kegiatan ekonomi utama berupa Perikanan, Kakao, Pertanian, Pangan, Nikel, dan Migas.

Namun, MP3EI secara khusus men-seksamai KE Sulawesi sebagai bagian strategis dari konektivitas domestik dan global Indonesia. Sebab, kata dia, MP3EI memiliki grand scenario planning yang juga bertumpu pada sukses pertumbuhan dinamika ekonomi dan konektifitas domestik serta global KE Sulawesi.

“Karena itu, perwujudan proyek jalur KA Makassar-Parepare sebagai bagian dari jalur KA Trans Sulawesi, akan memperkuat posisi strategis KE Sulawesi sebagai magnit Pertumbuhan Intra-Koridor maupun Inter-Koridor Indonesia,” terang Chairul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 121 Perlintasan Kereta di Jabar Tanpa Palang Pintu

121 Perlintasan Kereta di Jabar Tanpa Palang Pintu

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 06:06 WIB

Menko Perekonomian Siap Selesaikan Tugas dalam 100 Hari

Menko Perekonomian Siap Selesaikan Tugas dalam 100 Hari

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2014 | 03:17 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB