Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Harga Minyak Mentah Dunia Sentuh Titik Terendah Dalam 16 Bulan

Esti Utami

Senin, 08 September 2014 | 21:59 WIB
Harga Minyak Mentah Dunia Sentuh Titik Terendah Dalam 16 Bulan
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah dunia, Senin (8/9/2014) dilaporkan turun hingga titik terendah sepanjang 16 bulan terakhir.  Minyak jenis Brent turun hingga di bawah 99,36 dolar AS, atau yang terendah sejak Juni 2013. Sedangkan minyak jenis North Sea juga turun ke titik terendah sejak Mei 2013. Sedangkan minyak U.S. turun 1,40 dolar ke 91,89 dolar AS per barel, setelah pada Jumat  (5/9/2014) diperdagangkan 93,29 dolar per barel.

Penurunan harga minyak dunia ini dipicu melemahnya pertumbuhan ekonomi AS dan Cina yang merupakan konsumen minyak terbesar dunia.

Harga minyak dunia turun, setelah laporan impor Cina pada bulan Agustus kembali menurun, dan merupakan yang terburuk selama setahun terakhir. Sudah dua bulan terakhir impor Cina mengalami penurunan.

"Data ekonomi Cina, dengan hasil impor yangmengecewakan mengindikasikan ekonomi domestik Cina masih lemah," ujar Victor Shum, partner di konsultan minyak Purvin & Gertz.

Suplai minyak yang berlimpah juga menjadi faktor yang emngakibatkan harga minyak turun, setelah sempat menyentuh harga 115 dolar AS per barel pada Juni 2014.  Kondisi ini mempersulit upaya bank sentral untuk menangkal deflasi dan memicu tekanan pada anggaran negara produsen minyak utama.

Namun organisasi pengekspor minyak OPEC memperkirakan penurunan harga minyak hingga di bawah 100 dolar AS per barel ini hanya bersifat sementara. Arab Saudi dan sejumlah anggota OPEC lainnya sebelumnya telah mengatakan mereka lebih memilih minyak di atas 100 dolar.

"Penurunan harga adalah hal yang sementara. Dan harganya masih dalam rentang yang dapat diterima. Kita sekarang mendekati musim dingin sehingga harga diperkirakan naik," kata ," kata seorang delegasi OPEC dari negara Teluk yang menolak untuk diidentifikasi.

Investor terus menutup mata pada kekhawatiran geopolitik di Eropa dan Timur Tengah, terutama tentang dampak ketegangan bisa saja pada permintaan Eropa. Sejauh ini pertempuran di Irak tak terlalu mempengaruhi produksi minyak, dan produksi minyak Libya telah meningkat selama tiga bulan terakhir meskipun kekerasan melanda negeri itu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Turun

Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2014 | 06:40 WIB

Produksi Minyak Mentah Semester Pertama 796 Juta Barel

Produksi Minyak Mentah Semester Pertama 796 Juta Barel

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2014 | 14:29 WIB

Ketidakpastian Politik Tekan Rupiah ke Titik Terendah

Ketidakpastian Politik Tekan Rupiah ke Titik Terendah

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2014 | 13:50 WIB

Ekspor Cina Menguat, Harga Minyak Melonjak

Ekspor Cina Menguat, Harga Minyak Melonjak

Bisnis | Senin, 09 Juni 2014 | 11:06 WIB

Persediaan AS Naik, Harga Minyak Dunia Turun Terus

Persediaan AS Naik, Harga Minyak Dunia Turun Terus

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2014 | 07:18 WIB

Terkini

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:06 WIB

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:03 WIB

MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG

MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:52 WIB

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47 WIB

Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi

Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:42 WIB

Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah

Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:35 WIB

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:16 WIB

Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia

Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:00 WIB