Pembangunan Rel Ganda Kereta Api Hidupkan Perekonomian Daerah di Jawa

Doddy Rosadi

Rabu, 10 September 2014 | 11:58 WIB
Pembangunan Rel Ganda Kereta Api Hidupkan Perekonomian Daerah di Jawa
Ilustrasi: Kereta api. (Antara/Siswowidodo)

Suara.com - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono  mengatakan, pembangunan jalur ganda kereta api di Pulau Jawa akan terus ditingkatkan dalam upaya mengurangi beban angkutan jalan raya yang saat ini sangat padat, selain meningkatkan efisiensi dan daya saing.

"Untuk jalur ganda kereta api utara Pulau Jawa pembangunan hampir selesai, namun untuk jalur selatan di Jawa masih belum seluruhnya dibangun. Kami tentunya berharap pemerintahan mendatang bisa menyelesaikan," kata Bambang.

Menurut dia, pembangunan jalur ganda kereta api di utara dan selatan Jawa dinilai sangat penting dan strategis mengingat 60 persen perekonomian nasional masih bertumpu di Jawa sehingga mau tak mau serta siap tak siap, pemerintahan mendatang harus membangun jalur kereta api tersebut.

Untuk jalur ganda kereta api di Pantura yang menghubungkan Jakarta-Surabaya, katanya, saat ini sudah selesai pembangunan relnya sehingga jarak tempuh kereta api yang menghubungkan dua kota itu relatif lebih cepat.

"Dari hasil pembicaraan saya dengan sejumlah bupati di Pulau Jawa bagian utara, adanya pembangunan rel ganda itu menghidupkan perekonomian wilayah itu seperti pariwisata dan investasi," kata Bambang.

Khusus untuk jalur ganda kereta api di selatan Jawa menghubungkan Jakarta-Surabaya, katanya, saat ini yang jalur ganda masih terbatas, yaitu Kutuarjo-Solo.

Jalan darat pantura, katanya, saat ini sudah melebihi beban mengingat hampir 90 persen angkutan darat melalui jalur tersebut sehingga rawan kemacetan yang pada akhirnya menyebabkan tidak efisien.

"Belum lagi kalau jelang Lebaran tiba, jalur tersebut mengalami kemacetan luar biasa sehingga kereta api menjadi alternatif yang sangat tepat," katanya.

Saat ini, kata Bambang, jalur kereta api di pantura sudah menjadi pilihan utama bagi dunia usaha karena dinilai lebih efisien dan lebih tepat waktu tiba ditujuan.

"Pilihan angkutan sebenarnya bukan saja menggunakan kereta api tapi angkutan laut juga bisa jadi pilihan di saat angkutan jalan raya sudah kian padat," katanya.

Data Kementerian Perhubungan menunjukkan jalur ganda Jakarta-Surabaya sepanjang 727 kilometer sudah hampir selesai. Jalur ganda sepanjang 291 kilometer sudah beroperasi sebelum 2013, sepanjang 368 kilometer jalur ganda sudah beroperasi pada 2013-2014, dan masih ada jalur Babat-Surabaya sepanjang 68 kilometer yang belum selesai jalur gandanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PT KA Logistik: Rel Ganda Tingkatkan Pengiriman Barang 2 Kali Lipat

PT KA Logistik: Rel Ganda Tingkatkan Pengiriman Barang 2 Kali Lipat

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 18:30 WIB

Akhirnya, Ada Kereta Api di Sulawesi

Akhirnya, Ada Kereta Api di Sulawesi

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2014 | 19:46 WIB

 121 Perlintasan Kereta di Jabar Tanpa Palang Pintu

121 Perlintasan Kereta di Jabar Tanpa Palang Pintu

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 06:06 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×