Wawancara Dirut BEI: Rp100 Ribu Sudah Bisa Investasi di Pasar Modal

Doddy Rosadi

Rabu, 17 September 2014 | 19:53 WIB
Wawancara Dirut BEI: Rp100 Ribu Sudah Bisa Investasi di Pasar Modal
Direktur Utama BEI Ito Warsito memberikan sambutan di "Investor Summit and Capital Market Expo 2014", di Jakarta, Rabu (17/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad mengungkapkan, jumlah investor tunggal di Bursa Efek Indonesia masih terlalu sedikit. Padahal, jumlah kelompok kelas menengah di Indonesia terus meningkat. OJK memperkirakan, jumlah kelas menengah akan terus naik hingga mencapai 100 juta jiwa dalam beberapa tahun ke depan.

Kenapa kelompok kelas menengah masih belum melirik pasar modal sebagai salah satu bentuk investasi? Simak perbincangan suara.com dengan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito di sela-sela Investor Summit and Capital Market Expo 2014 di Hotel Ritz Carlton, Rabu (17/9/2014).

Tanya: OJK menyebut jumlah investor tunggal di Bursa Saham yang hanya sekitar 400 ribuan masih terlalu sedikit dibandingkan jumlah kelas menengah yang ada di Indonesia. Bagaimana tanggapan anda?

Jawab: Kelas menengah Indonesia ada berapa dan mereka punya uang berapa, apakah jumlah 400 ribu itu sedikit? Itu sedikit kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Tapi sebenarnya total penduduk Indonesia yang mampu berinvestasi ada berapa sih? Itu yang harus jadi ukuran, bukan total penduduk Indonesia secara populasi. Saya pernah baca total rekening bank yang memiliki saldo Rp500 juta ke atas Cuma sekitar 270 ribu. Artinya, jumlah 400 ribu lebih, hampir 500 ribu sebetulnya itu sudah melebihi dari jumlah rekening bank dari yang memiliki saldo di atas Rp500 juta ke atas.

Tanya: Dengan adanya Investor Summit 2014 yang mengambil tema investasi di pasar modal sebagai gaya hidup, apakah ada target untuk meningkatkan jumlah investor tunggal di bursa saham?

Jawab: Kita tidak punya target khusus, sudah jadi tugas rutin Bursa Efek Indonesia untuk melakukan sosalisasi dan edukasi, itu pekerjaan rutin kita. Itu adalah satu-satunya jalan untuk meningkatkan jumlah investor tunggal di Bursa Efek.

Tanya: Edukasi dan sosialisasi seperti apa yang akan dilakukan otoritas pasar modal kepada kelompok kelas menengah itu agar mau berinvestasi di pasar modal?

Jawab: Seperti sekarang ini dengan menggelar Investor Summit dan Capital Expo Market. Ini kan bagian dari proses edukasi,yang datang kelompok kelas menengah ke atas dan acaranya di Hotel Ritz Carlton.

Tanya: Selain Investor Summit, apakah ada bentuk sosialisasi lain yang dilakukan?

Jawab: Ada banyak, kita lakukan sosialisasi di kota besar di luar Jawa tengah pasar modal.

Tanya: Apakah saat ini memang kelompok kelas menengah di Indonesia lebih senang melakukan investasi di sektor perbankan daripada di pasar modal?

Jawab: Mereka memang lebih fokus kepada perbankan karena perbankan kan sudah lama melakukan kampanye. Kampanye menabung sudah dimulai sejak tahun 1970-an, itu sudah 40 tahun lebih sedangkan kampanye di pasar modal bar sekitar 20 tahunan lebih.

Tanya: Jadi sekarang akan menggiatkan lagi kampanye investasi di pasar modal?

Jawab: Itu sudah dilakukan sejak lama sebenarnya.

Tanya: Responnya bagaimana?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Saham Perbankan 'Ngamuk' Usai Badai MSCI, Dasco: Hari yang Cerah, Buy Indonesia!

Saham Perbankan 'Ngamuk' Usai Badai MSCI, Dasco: Hari yang Cerah, Buy Indonesia!

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Berstatus Standalone Market, Bursa Ini Justru Naik 3.000 Persen Usai Ganti Presiden!

Berstatus Standalone Market, Bursa Ini Justru Naik 3.000 Persen Usai Ganti Presiden!

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:01 WIB

IHSG Menguat di Sesi 1, Naik 0,56 Persen

IHSG Menguat di Sesi 1, Naik 0,56 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:23 WIB

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:06 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×