Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KPPU Selidiki Perang Suku Bunga yang Dilakukan Perbankan

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 29 September 2014 | 17:24 WIB
KPPU Selidiki Perang Suku Bunga yang Dilakukan Perbankan
Ilustrasi uang. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menilai, pemberian bunga deposito yang tinggi oleh sebagian perbankan di Indonesia akan menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat di dalam dunia perbankan tanah air.

Direktur Pengkajian Kebijakan dan Advokasi KPPU Taufik Ahmad mengatakan, KPPU telah memberikan saran kepada regulator kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait 'perang' bunga deposito antar perbankan di Indonesia.

"Seperti untuk UMKM, kita melihat suku bunga yang tinggi, sehingga ada persaingan yang tidak signifikan," kata Taufik di kantornya, Jakarta, Senin (29/9/2014).

Taufik menjelaskan, masih tingginya suku bunga di tingkat UMKM, akan menimbulkan persaingan yang tidak signifikan di tingkat kredit antarperbankan.

"OJK harus mengganti pembatasan dilakukan selaku pembatasan suku bunga deposito dibanding kredit," jelasnya.

Dia mengungkapkan, KPPU telah menyarankan kepada OJK untuk memberikan aturan di premium transparan. Menurutnya, seperti bunga kartu kredit yang selama satu bulan sebesar 2,95 %.

"Kalau di sana bisa dibatasi kenapa di sini tidak. Oleh karena itu, saat ini pihak KPPU tengah melakukan kajian terkait perang bunga deposito pada perbankan di Indonesia. Investigator kami untuk melakukan investigasi tentang kartel," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perang Suku Bunga Makin Marak, OJK Panggil 19 Bank

Perang Suku Bunga Makin Marak, OJK Panggil 19 Bank

Bisnis | Senin, 22 September 2014 | 10:30 WIB

Awasi Praktik Monopoli, OJK Gandeng KPPU

Awasi Praktik Monopoli, OJK Gandeng KPPU

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2014 | 20:36 WIB

Divonis Terlibat Kartel, Mendag Lawan Keputusan KPPU

Divonis Terlibat Kartel, Mendag Lawan Keputusan KPPU

Bisnis | Jum'at, 21 Maret 2014 | 16:54 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB