Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Proyek Pembangkit Listrik 10 Ribu MW Belum Rampung

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 14 Oktober 2014 | 18:05 WIB
Proyek Pembangkit Listrik 10 Ribu MW Belum Rampung
Ilustrasi: Petugas mengecek trafo mobile di Gardu Induk PLN Karet Baru, Jakarta. (Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Proyek-proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt (MW) tahap I belum semuanya rampung. Dirut PT PLN, Nur Pamudji mengatakan, hal yang sama juga dialami proyek tahap II yang baru terealisasi 55 MW atau setara dengan 0,55% dari total proyek yang dicanangkan. Padahal, kata dia, proyek tersebut juga  melibatkan pihak swasta.

“Perkembangan proyek 10 ribu MW tahap I, sampai hari ini sudah mencapai 7.300 MW yang sudah beroperasi, sementara 1.300 MW dalam tahap uji coba keandalan listriknya, dan sisanya dalam tahap pembangunan sebesar 800 MW,” kata Nur di Kantor Pusat PLN, Selasa (14/10/2014).

Sementara untuk proyek 10.000 MW tahap II yang lebih banyak melibatkan pihak swasta dan didominasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), Nur mengungkapkan, statusnya sampai saat ini baru 1 PLTP, yang masuk yakni PLTP Patuha 1 x 55 MW.

"Proyek 10 ribu MW Tahap II ini sebagian besar IPP (swasta) porsi PLN kecil. Ini menjadi persoalan juga ketika pembangkit listrik didorong ke arah swasta dari nasional, melihat tujuannya baik, tapi pada prakteknya yang IPP saya lihat belum ada tanda-tanda terwujud, bahkan yang baru drilling (bor sumur panas bumi) baru dua lokasi, yang lain belum ada," ungkapnya.

Dia menjelaskan, pihaknya harus segera ada terobosan dalam pengembangan sektor kelistrikan nasional, mengingat persoalan-persoalan tersebut.

"Kebutuhan atau pertumbuhan konsumsi energi kita tumbuh di atas 5%, kalau tidak diimbangi dengan pertumbuhan pembangkit listrik, tentunya akan berdampak besar bagi bangsa ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirut PLN: Listrik Murah, Kita Tinggalkan Dosa Utang kepada Anak Cucu

Dirut PLN: Listrik Murah, Kita Tinggalkan Dosa Utang kepada Anak Cucu

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2014 | 16:00 WIB

Rp200 Triliun untuk Bangun Pembangkit Listrik 10.000 MW

Rp200 Triliun untuk Bangun Pembangkit Listrik 10.000 MW

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2014 | 14:30 WIB

Mulai 1 Oktober, PLN Turunkan Tarif Listrik

Mulai 1 Oktober, PLN Turunkan Tarif Listrik

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 15:15 WIB

Pertumbuhan Produksi Listrik Indonesia Tertinggal Dibandingkan Vietnam

Pertumbuhan Produksi Listrik Indonesia Tertinggal Dibandingkan Vietnam

Bisnis | Selasa, 09 September 2014 | 13:37 WIB

Terkini

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB