Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Capai 7 Persen

Doddy Rosadi Suara.Com
Selasa, 28 Oktober 2014 | 07:07 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Capai 7 Persen
Menkeu Bambang Brodjonegoro. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 7 persen apabila pondasi ekonomi nasional telah memadai dan kinerja investasi makin meningkat.

"Untuk pertumbuhan sebesar tujuh persen, membutuhkan investasi mendekati 10 persen. Kita harus perkuat investasi karena ekspor belum bisa diandalkan dalam jangka pendek," katanya di Jakarta, Senin (27/10/2014) malam.

Bambang mengatakan pertumbuhan investasi yang baik dapat mendukung perekonomian nasional, karena itu Presiden Joko Widodo memberikan arahan untuk mempercepat prosedur birokrasi agar iklim investasi kondusif bagi para investor.

"Pak presiden minta tekanan birokrasi yang tidak berbelit, kalau berbelit investasi tidak masuk. Karena dengan (investasi) itu, pertumbuhan ekonomi yang stagnan lima persen mengandalkan konsumsi, dapat ditingkatkan," katanya.

Menurut Bambang, perbaikan prosedur birokrasi tersebut harus didukung dengan kondisi ekonomi makro serta fundamental yang stabil, agar sektor investasi bisa memiliki daya angkat yang lebih baik dari konsumsi untuk mendukung pertumbuhan.

"Investasi itu bukan hanya di FDI, tapi juga belanja modal, APBN dan ekspansi BUMN. Kalau mulai 2015, kita punya program infrastruktur besar-besaran, percepatan itu selain membereskan infrastruktur tapi juga bisa membantu pertumbuhan," katanya.

Bambang mengatakan dengan melakukan berbagai pembenahan struktural ekonomi yang serius, yang didukung pulihnya kondisi perekonomian global, maka Indonesia bisa mulai tumbuh tinggi dalam dua atau tiga tahun mendatang.

"Tahun 2015, mudah-mudahan sudah lebih pulih, dan paling cepat itu 2016, itupun memerlukan reformasi struktural yang serius," tegasnya.

Presiden Joko Widodo memiliki tantangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 7,0 persen sesuai dengan janji politik yang diucapkan pada pemilu, padahal saat ini pertumbuhan ekonomi melambat pada kisaran 5,1 persen-5,3 persen.

Sementara, asumsi pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2015 ditetapkan 5,8 persen, atau angka yang relatif tinggi mengingat kondisi perekonomian global masih mengalami pelambatan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI